【Bank karyawan diduga membantu memindahkan $9,3 juta, uangnya akhirnya masuk ke Coinbase?🔥】
[💭 比特币安全事件,进群聊](https://app.binance.com/uni-qr/MwYFhLo4)
Pasar kripto kembali diwarnai sebuah kasus yang mengejutkan.
Di Georgia, AS, seorang mantan karyawan bank bernama Mercedes Henry didakwa oleh jaksa federal karena diduga terlibat dalam sebuah rencana penipuan.
Jaksa menuturkan, pada periode September hingga November 2021, ia menggunakan akses yang dimilikinya di Ameris Bank untuk memperoleh informasi akun dari 6 nasabah, dan allegedly mengaitkan akun-akun bank tersebut dengan akun Coinbase yang dikendalikan oleh rekan-rekan pelaku kejahatan.
Setelah itu, sekitar $931.500 dipindahkan dari akun nasabah tersebut ke akun kripto terkait.
Yang lebih menghebohkan, menurut dakwaan jaksa, kompensasi yang diterima Henry dari hasil tersebut hanya lebih dari seribu dolar.
Jadi, hal yang benar-benar patut diperhatikan dari kasus ini sebenarnya bukan Coinbase itu sendiri.
Melainkan tiga tahap: “akses internal + informasi rekening bank + akun kripto”. Begitu ketiganya tersambung, efisiensi pemindahan dana bisa menjadi sangat tinggi.
Tentu saja, saat ini seluruh hal tersebut masih merupakan dakwaan dari pihak jaksa. Henry telah didakwa, tetapi sesuai hukum ia masih dianggap tidak bersalah sampai proses peradilan memastikan apakah benar terjadi tindak pidana.
📌 Kasus ini juga mengingatkan pengguna Crypto biasa: keamanan bukan hanya soal melindungi kunci privat dompet dan sandi bursa.
Rekening bank, informasi identitas, catatan otorisasi, serta koneksi dana antara platform pihak ketiga juga dapat menjadi target serangan.
Masalah keamanan dalam Crypto, banyak saat bukan soal “koin dibobol”, melainkan identitas dan hak akses akun Anda yang bermasalah.
[💭 比特币安全事件,进群聊](https://app.binance.com/uni-qr/MwYFhLo4)
Pasar kripto kembali diwarnai sebuah kasus yang mengejutkan.
Di Georgia, AS, seorang mantan karyawan bank bernama Mercedes Henry didakwa oleh jaksa federal karena diduga terlibat dalam sebuah rencana penipuan.
Jaksa menuturkan, pada periode September hingga November 2021, ia menggunakan akses yang dimilikinya di Ameris Bank untuk memperoleh informasi akun dari 6 nasabah, dan allegedly mengaitkan akun-akun bank tersebut dengan akun Coinbase yang dikendalikan oleh rekan-rekan pelaku kejahatan.
Setelah itu, sekitar $931.500 dipindahkan dari akun nasabah tersebut ke akun kripto terkait.
Yang lebih menghebohkan, menurut dakwaan jaksa, kompensasi yang diterima Henry dari hasil tersebut hanya lebih dari seribu dolar.
Jadi, hal yang benar-benar patut diperhatikan dari kasus ini sebenarnya bukan Coinbase itu sendiri.
Melainkan tiga tahap: “akses internal + informasi rekening bank + akun kripto”. Begitu ketiganya tersambung, efisiensi pemindahan dana bisa menjadi sangat tinggi.
Tentu saja, saat ini seluruh hal tersebut masih merupakan dakwaan dari pihak jaksa. Henry telah didakwa, tetapi sesuai hukum ia masih dianggap tidak bersalah sampai proses peradilan memastikan apakah benar terjadi tindak pidana.
📌 Kasus ini juga mengingatkan pengguna Crypto biasa: keamanan bukan hanya soal melindungi kunci privat dompet dan sandi bursa.
Rekening bank, informasi identitas, catatan otorisasi, serta koneksi dana antara platform pihak ketiga juga dapat menjadi target serangan.
Masalah keamanan dalam Crypto, banyak saat bukan soal “koin dibobol”, melainkan identitas dan hak akses akun Anda yang bermasalah.
