Pada masa itu, hype BNB Chain benar-benar gila.
Setiap kali membuka dompet, yang terlihat adalah berbagai Meme Coin baru.
Sebuah token baru saja mulai diluncurkan, tapi market cap-nya langsung mulai meroket gila-gilaan.
Awalnya aku cuma ingin coba dengan nominal kecil.
Tapi ketika melihat orang lain dalam hitungan menit bisa berlipat dua, bahkan puluhan kali, aku jadi tidak bisa diam.
“Kalau aku tidak ikut sekarang, apa aku akan ketinggalan?”
Lalu aku mulai terus mengejar kenaikan.
Satu koin dijual, langsung cari yang berikutnya.
Ketika melihat KOL meneriakkan buy, chat grup membludak dengan spam, dan candle terus ditarik naik, akal sehat perlahan tergantikan oleh FOMO.
Yang paling gila, pada satu kesempatan aku tahu harganya sudah sangat tinggi, tapi tetap tidak bisa menahan diri untuk membeli.
Hasilnya—
Begitu aku beli, harganya turun.
Begitu aku cut loss, harganya malah naik.
Akhirnya aku sadar: aku bukan sedang trading, tapi sedang mengejar emosi.
Sekarang kalau aku menengok ke belakang, pengalaman itu mengajarkanku satu hal:
Peluang selalu ada, tapi FOMO juga selalu ada.
Dan belakangan ini, sebuah token di BNB Chain kembali menarik perhatianku—$CASH.
Aku tidak tahu ujungnya akan sampai ke mana, dan aku juga tidak akan melakukan all-in secara buta hanya karena sedang ramai.
Tapi yang pasti, token itu membuatku kembali tertarik.
Mungkin kali ini, yang lebih ingin kulakukan adalah mengamati dulu, meneliti dulu, lalu memutuskan apakah benar-benar perlu ikut.
Soalnya setelah mengalami FOMO, aku jadi lebih paham:
Kesempatan yang benar-benar patut diperhatikan tidak seharusnya ditentukan hanya oleh emosi.
$CASH
CA: "0x324F74a4fd5D25186C74FAe255a5750B6A807777"
Setiap kali membuka dompet, yang terlihat adalah berbagai Meme Coin baru.
Sebuah token baru saja mulai diluncurkan, tapi market cap-nya langsung mulai meroket gila-gilaan.
Awalnya aku cuma ingin coba dengan nominal kecil.
Tapi ketika melihat orang lain dalam hitungan menit bisa berlipat dua, bahkan puluhan kali, aku jadi tidak bisa diam.
“Kalau aku tidak ikut sekarang, apa aku akan ketinggalan?”
Lalu aku mulai terus mengejar kenaikan.
Satu koin dijual, langsung cari yang berikutnya.
Ketika melihat KOL meneriakkan buy, chat grup membludak dengan spam, dan candle terus ditarik naik, akal sehat perlahan tergantikan oleh FOMO.
Yang paling gila, pada satu kesempatan aku tahu harganya sudah sangat tinggi, tapi tetap tidak bisa menahan diri untuk membeli.
Hasilnya—
Begitu aku beli, harganya turun.
Begitu aku cut loss, harganya malah naik.
Akhirnya aku sadar: aku bukan sedang trading, tapi sedang mengejar emosi.
Sekarang kalau aku menengok ke belakang, pengalaman itu mengajarkanku satu hal:
Peluang selalu ada, tapi FOMO juga selalu ada.
Dan belakangan ini, sebuah token di BNB Chain kembali menarik perhatianku—$CASH.
Aku tidak tahu ujungnya akan sampai ke mana, dan aku juga tidak akan melakukan all-in secara buta hanya karena sedang ramai.
Tapi yang pasti, token itu membuatku kembali tertarik.
Mungkin kali ini, yang lebih ingin kulakukan adalah mengamati dulu, meneliti dulu, lalu memutuskan apakah benar-benar perlu ikut.
Soalnya setelah mengalami FOMO, aku jadi lebih paham:
Kesempatan yang benar-benar patut diperhatikan tidak seharusnya ditentukan hanya oleh emosi.
$CASH
CA: "0x324F74a4fd5D25186C74FAe255a5750B6A807777"