BTC menyentuh sekitar 84 ribu setelah itu, banyak orang akan memusatkan perhatian pada arah: apakah masih bisa naik, koreksi sampai level mana, dan apakah perlu mengejar.
Namun yang justru membuat saya lebih waspada adalah kondisi order pada detik ketika kita menekan tombol untuk melakukan transaksi.
Di pasar seperti sesi pagi, tampilan candlestick terlihat cukup mulus, tapi antrian order (order book) belum tentu mulus. Selisih harga yang kamu lihat mungkin terlihat tipis, tetapi saat pesanan benar-benar dikirim, dua lapisan harga terdepan langsung “dimakan” dulu, lalu kedalaman setelahnya tiba-tiba menjadi kosong; kamu merasa hanya terlambat satu detik, tetapi pada akhirnya sensasinya seperti kamu membayar tambahan biaya yang tidak terlihat.
Dalam trading kontrak, penentuan arah hanyalah lapisan pertama. Lapisan kedua adalah: pesanan ini dieksekusi di mana, apakah level bid/ask yang tersedia cukup, apakah deviasi eksekusi (selisih realisasi) akan melebar, apakah saat keluar posisi kedalamannya sama, dan apakah kondisi pemicu serta biaya akan mengikis profit.
Saya makin merasa: saat volatilitas makin panas, kita tidak boleh hanya membandingkan harga. Yang perlu dibandingkan adalah keseluruhan jalur eksekusi.
Nilai dari sudut pandang seperti PerpEX bukan untuk memberi tahu kamu harus long atau short, melainkan mengingatkan agar sebelum menekan tombol kamu sempat mengecek: pada Perp yang sama, dengan lingkungan eksekusi yang berbeda, kualitas order bisa jadi sama sekali bukan transaksi yang sama.
#BTC #ETH
Namun yang justru membuat saya lebih waspada adalah kondisi order pada detik ketika kita menekan tombol untuk melakukan transaksi.
Di pasar seperti sesi pagi, tampilan candlestick terlihat cukup mulus, tapi antrian order (order book) belum tentu mulus. Selisih harga yang kamu lihat mungkin terlihat tipis, tetapi saat pesanan benar-benar dikirim, dua lapisan harga terdepan langsung “dimakan” dulu, lalu kedalaman setelahnya tiba-tiba menjadi kosong; kamu merasa hanya terlambat satu detik, tetapi pada akhirnya sensasinya seperti kamu membayar tambahan biaya yang tidak terlihat.
Dalam trading kontrak, penentuan arah hanyalah lapisan pertama. Lapisan kedua adalah: pesanan ini dieksekusi di mana, apakah level bid/ask yang tersedia cukup, apakah deviasi eksekusi (selisih realisasi) akan melebar, apakah saat keluar posisi kedalamannya sama, dan apakah kondisi pemicu serta biaya akan mengikis profit.
Saya makin merasa: saat volatilitas makin panas, kita tidak boleh hanya membandingkan harga. Yang perlu dibandingkan adalah keseluruhan jalur eksekusi.
Nilai dari sudut pandang seperti PerpEX bukan untuk memberi tahu kamu harus long atau short, melainkan mengingatkan agar sebelum menekan tombol kamu sempat mengecek: pada Perp yang sama, dengan lingkungan eksekusi yang berbeda, kualitas order bisa jadi sama sekali bukan transaksi yang sama.
#BTC #ETH