Malam itu aku menatap layar, jari-jari melayang di atas keyboard, ragu-ragu tak berani menekan tombol beli.
PUMP—namanya saja seperti sedang mengejek tokenmu—harganya hanya 0.004678 dolar. Di grup ada yang berteriak ini bakal jadi meme coin unggulan gelombang berikutnya, ada juga yang bilang ini cuma angin kosong, yang bisa nol dalam lima menit. Aku ragu selama empat puluh menit penuh, sambil melihat harganya yang tadinya 0.0047 perlahan naik ke 0.0049.
Sudahlah, toh cuma sekitar 200 U. Kalau rugi, anggap saja biaya belajar.
Aku klik beli full position, dapat 126.000 koin PUMP. Lalu aku mematikan ponsel, memaksa diri untuk tidur.
Keesokan paginya jam tujuh, aku terbangun karena pesan WeChat bergetar.
Begitu dibuka, grup sudah meledak. PUMP overnight naik ke 0.0055, untung mengambangku hampir tujuh belas persen. Jantungku berdebar kencang, tapi aku tidak menjual. Di grup, “big V” yang suka bagi sinyal bilang targetnya 0.01. Aku percaya.
Tiga hari berikutnya, aku mengalami penderitaan paling panjang dalam hidup. PUMP sempat turun ke 0.0048, aku hampir cut loss. Lalu naik lagi ke 0.0058, aku menyesal kenapa tidak nambah posisi. Rasanya seperti naik roller coaster yang menyiksa sarafku. Gajiku, uang sewa rumah, pesan dari pacarku—semuanya jadi tak sempat kupikirkan.
Hari keempat malamnya, PUMP tiba-tiba mulai meledak naik. 0.0060, menembus rekor sebelumnya. Ponselku terus-menerus menerima notifikasi, dan gelombang pendatang baru membanjiri grup. Orang-orang mulai pamer screenshot profit: seratus ribu U, lima puluh ribu U. Aku melihat untung mengambangku sendiri yang cuma sekitar 700 U, dan tiba-tiba terasa agak konyol.
Tapi aku tidak pergi.
Karena aku sedang menunggu angka 0.01.
Hari kelima, PUMP menembus ke puncak 0.006010, lalu mulai turun lagi. Aku meyakinkan diriku bahwa ini hanya koreksi, dan sebentar lagi bakal balik naik. 0.0058, 0.0055, 0.0052. Suara di grup berubah: dari bullish membahana, menjadi saling menghibur, lalu berubah lagi menjadi saling menyalahkan.
Hari ketujuh, PUMP kembali ke sekitar 0.0050. Keuntunganku hampir nol.
Akhirnya aku menjual seluruh posisiku di 0.0049. 126.000 PUMP, modal pembelian 200 U, lalu saat dijual aku mendapat 220 U.
Untung 20 dolar.
Tapi aku kehilangan tidur selama tujuh hari, efisiensi kerja selama tiga hari, dan satu kalimat dari pacarku: “Kamu belakangan ini seperti linglung ya?”
Belakangan, PUMP lagi-lagi naik sampai 0.005955. Aku menatap grafik K-line, tenang sekali—seolah sedang menonton kisah orang lain.
Di dunia kripto, yang paling mahal bukanlah uang, melainkan uang yang kamu kira bisa kamu hasilkan.
#PUMP #meme币 #合约爆仓
PUMP—namanya saja seperti sedang mengejek tokenmu—harganya hanya 0.004678 dolar. Di grup ada yang berteriak ini bakal jadi meme coin unggulan gelombang berikutnya, ada juga yang bilang ini cuma angin kosong, yang bisa nol dalam lima menit. Aku ragu selama empat puluh menit penuh, sambil melihat harganya yang tadinya 0.0047 perlahan naik ke 0.0049.
Sudahlah, toh cuma sekitar 200 U. Kalau rugi, anggap saja biaya belajar.
Aku klik beli full position, dapat 126.000 koin PUMP. Lalu aku mematikan ponsel, memaksa diri untuk tidur.
Keesokan paginya jam tujuh, aku terbangun karena pesan WeChat bergetar.
Begitu dibuka, grup sudah meledak. PUMP overnight naik ke 0.0055, untung mengambangku hampir tujuh belas persen. Jantungku berdebar kencang, tapi aku tidak menjual. Di grup, “big V” yang suka bagi sinyal bilang targetnya 0.01. Aku percaya.
Tiga hari berikutnya, aku mengalami penderitaan paling panjang dalam hidup. PUMP sempat turun ke 0.0048, aku hampir cut loss. Lalu naik lagi ke 0.0058, aku menyesal kenapa tidak nambah posisi. Rasanya seperti naik roller coaster yang menyiksa sarafku. Gajiku, uang sewa rumah, pesan dari pacarku—semuanya jadi tak sempat kupikirkan.
Hari keempat malamnya, PUMP tiba-tiba mulai meledak naik. 0.0060, menembus rekor sebelumnya. Ponselku terus-menerus menerima notifikasi, dan gelombang pendatang baru membanjiri grup. Orang-orang mulai pamer screenshot profit: seratus ribu U, lima puluh ribu U. Aku melihat untung mengambangku sendiri yang cuma sekitar 700 U, dan tiba-tiba terasa agak konyol.
Tapi aku tidak pergi.
Karena aku sedang menunggu angka 0.01.
Hari kelima, PUMP menembus ke puncak 0.006010, lalu mulai turun lagi. Aku meyakinkan diriku bahwa ini hanya koreksi, dan sebentar lagi bakal balik naik. 0.0058, 0.0055, 0.0052. Suara di grup berubah: dari bullish membahana, menjadi saling menghibur, lalu berubah lagi menjadi saling menyalahkan.
Hari ketujuh, PUMP kembali ke sekitar 0.0050. Keuntunganku hampir nol.
Akhirnya aku menjual seluruh posisiku di 0.0049. 126.000 PUMP, modal pembelian 200 U, lalu saat dijual aku mendapat 220 U.
Untung 20 dolar.
Tapi aku kehilangan tidur selama tujuh hari, efisiensi kerja selama tiga hari, dan satu kalimat dari pacarku: “Kamu belakangan ini seperti linglung ya?”
Belakangan, PUMP lagi-lagi naik sampai 0.005955. Aku menatap grafik K-line, tenang sekali—seolah sedang menonton kisah orang lain.
Di dunia kripto, yang paling mahal bukanlah uang, melainkan uang yang kamu kira bisa kamu hasilkan.
#PUMP #meme币 #合约爆仓