Kalau kuingat, saat pertama kali aku menerima job dari klien, aku masih ingat sampai sekarang: 400 U.

Saat itu, mungkin follower-ku belum sampai 30 ribu—aku masih KOL kecil yang sering aktif di Binance Square dan Twitter.

Waktu itu harga U 7+, jika dikonversikan 400 U nilainya mendekati 3.000 yuan RMB.

Bagi diriku saat itu, ini sudah bukan uang receh lagi.

Yang lebih penting adalah—aku hanya menulis satu naskah sesuai kebutuhan pihak penyelenggara proyek, lalu mempublikasikannya, dan dari situ aku bisa menghasilkan uang itu.

Saat itu, untuk pertama kalinya aku benar-benar menyadari: ternyata follower dan traffic itu sendiri adalah sebuah produktivitas.

Dan sejak saat itulah, aku mulai membuat konten dengan lebih serius.


1. Jangan hanya jadi blogger yang “memasang iklan”

Dulu saya tidak pernah berpikir akan pergi mencari pihak proyek untuk menerima iklan, sampai sekarang pun belum pernah mencari pihak proyek untuk minta iklan~

Sebaliknya mulai berpikir: apa lagi yang bisa saya berikan kepada pengguna?

Belakangan saya mulai membuat pelatihan untuk pemula, dari 0 sampai 1 membuat kelas publik gratis.

Pahami dulu apa yang kamu mengerti, dari dasar sampai level lanjut, lalu susun menjadi materi ajar yang lengkap. Setelah itu lakukan training live streaming selama satu minggu berturut-turut.

Proses ini memberi umpan balik yang sangat jelas untuk saya.

Pengguna mau mendengar, pengguna mau berinteraksi, pengguna mau bertahan.

Di masa itu, kecepatan pertumbuhan pengikut saya bahkan bisa digambarkan: seperti roket. Untuk menggambarkannya.

Hal ini juga membuat saya benar-benar paham: personal IP harus memaksimalkan keunggulannya sendiri.

Kalau kamu jago menulis materi ajar, buat materi ajarnya sampai maksimal.

Kalau kamu jago live streaming, kerjakan pengajaran live streaming sampai maksimal.

Kalau kamu jago membuat video, buatlah videomu sampai maksimal.

Kalau kamu jago analisis transaksi, lakukan analisis transaksimu sampai maksimal.

Pasang gaya di sini—kebetulan saya adalah “heksagon” yang lengkap semuanya di atas 💪🏻

Temukan keunggulanmu, lalu terus kembangkan dengan berpatokan pada keunggulan itu.

Jangan kerjakan semuanya. Mulailah dari mengasah dulu hal yang paling kamu kuasai, baru pelan-pelan diperluas ke luar.


2. Yang benar-benar mau membayar pihak proyek bukan jumlah pengikutmu

Banyak orang akan bertanya: “Setelah punya berapa banyak pengikut, baru bisa menerima job komersial?”

Sebenarnya tidak ada jawaban mutlak. Yang paling benar-benar diperhatikan pihak proyek biasanya bukan berapa banyak pengikut yang tertulis di akunmu.

Bukan itu. Intinya, apakah kamu benar-benar bisa mengerjakan semuanya dengan baik. Apakah kontenmu punya kualitas? Apakah pengikutmu punya keterikatan (sticky) yang kuat?

Exposure-mu bagus atau tidak? Apakah pengguna mau mendengar darimu? Proyek apa saja yang pernah kamu kerjakan sebelumnya?

Efek konversinya bagaimana? Apakah ada data nyata yang bisa membuktikan?

Jadi dengan ukuran dan trafik saya sekarang, yang tertinggi dulu pun pernah menerima kerja sama dengan 5000U per job.

Angka itu sendiri sebenarnya tidak terlalu penting.

Yang penting: apakah kamu punya kemampuan agar pihak proyek merasa bahwa uang ini benar-benar layak dibelanjakan untuk kamu.


3. Data adalah kartu nama bisnismu yang terbaik

Kalau kamu ingin pihak proyek yang secara aktif mencari kamu, ada satu hal yang sangat penting:

Data.

Jadi saya selalu menyarankan semua orang untuk aktif ikut berbagai acara Binance.

Bukan untuk sekadar ramai. Tapi karena: setiap acara adalah kesempatan untuk menunjukkan nilai bisnismu.

Misalnya tahun lalu lomba kontrak Binance: 84.000 orang ikut, dan 64.000 di antaranya di tim saya.

Kalau data seperti ini dipajang di depan pihak proyek, sebenarnya mereka sudah tidak perlu kamu memperkenalkan diri secara berlebihan.

Kamu masih perlu bilang apa lagi ke pihak proyek?🤷🏻‍♂️

Kamu perlu melakukan apa, apakah saya bisa menerimanya? Apakah harga penawar saya bisa kamu terima?

Kalau kedua belah pihak sudah sepakat, langsung kerja.


4. Setelah menerima job, pastikan urusannya dilakukan dengan baik

Saya selalu berpikir: menerima job komersial itu bukan “selesai setelah memposting artikel.”

Kreator yang benar-benar profesional harus bertanggung jawab atas kerja sama bisnisnya sendiri.

Dari perencanaan konten, sudut promosi, waktu rilis, sampai umpan balik pengguna—semuanya harus ditangani dengan serius.

Terutama: perlindungan pengikut.

Jangan karena kamu sudah menerima iklan, lalu semua hal langsung ditumpahkan ke depan para pengikut.

Pengikutmu percaya pada kamu, dan pihak proyek membayar kamu.

Hal yang benar-benar kamu butuhkan adalah: di antara pihak proyek dan pengguna, kerjakan urusanmu dengan baik.

Kalau proyek butuh exposure, kamu harus membuat kontennya bagus.

Kalau proyek butuh partisipasi pengguna, jelaskan aktivitasnya dengan jelas.

Proyek butuh penyebaran komunitas, jadi pastikan penyebarannya sampai beres.


5. Job komersial itu bukan “setelah diposting selesai, lalu tidak dipedulikan”

Hal ini sebenarnya sangat mudah diabaikan.

Logika banyak blogger adalah: naskah selesai → kirim → screenshot → serah tugas → ambil uang.

Saya rasa ini baru menyelesaikan pekerjaan yang paling dasar.

Cara yang benar seharusnya: setelah posting, lanjutkan dengan melacak hasilnya.

Kamu bisa proaktif bertanya ke pihak proyek: apakah exposure sudah mencapai target? bagaimana kondisi partisipasi pengguna?

Apakah data sudah mencapai target? Bagian mana lagi yang bisa dioptimalkan?

Kalau hasilnya tidak sesuai target, dan masih bisa menambah konten, usahakan lakukan layanan purna jual kedua sebaik mungkin.

Itu yang perlu diperbaiki, diperbaiki. Yang perlu dioptimasi, dioptimasi. Yang perlu dijelaskan, jelaskan.

Karena yang diingat pihak proyek bukan hanya satu artikel iklan yang kamu posting.

Bukan itu. Yang memulai kerja sama jangka panjang adalah empat kata: “Blogger ini bisa dipercaya.”


6. Yang ada susu, itu ibunya—tapi iklan tetap harus punya batas

Dikatakan secara realistis: kalau kamu butuh penghasilan komersial, maka pihak proyek adalah salah satu orang tua yang memberi makanmu.

Menghasilkan uang itu sendiri tidak ada yang memalukan.

Dengan kemampuan konten, kemampuan trafik, dan kemampuan profesionalmu, kamu dapat penghasilan. Dan tidak ada yang memalukan.

Tapi ada satu prasyarat di sini: tidak semua uang harus kamu hasilkan.

Saya tidak akan menerima semua proyek hanya karena pihak lain mau membayar.

Karena yang kamu hasilkan adalah uang dari satu job komersial. Tapi yang kamu konsumsi adalah: kepercayaan pengikutmu kepada kamu.

Kalau kepercayaan sudah hilang, meski ada banyak job komersial setelahnya pun tidak bisa menyelamatkannya.


7. Reputasi—itulah BD terkuat

Kalau kamu terus mengerjakan job dengan baik, akan terjadi satu hal yang sangat menarik:

Antar pihak proyek akan saling memperkenalkan.

Misalnya ada pihak proyek yang mengajakmu kerja sama, dan akhirnya hasilnya bagus.

Dia mungkin akan mengatakan ke pihak proyek lainnya: “Bisa cari Banner/ruang iklan Binance di Plaza Yan Qi, hasilnya lumayan bagus.”

Lalu pihak itu terus datang lagi mencari kamu. Beberapa waktu lagi, mungkin ada orang lain yang memberitahumu:

“Katanya proyek yang sebelumnya kamu promosikan hasil ekspose-nya bagus.” Nah, ini BD terbaik.

Bisnis yang benar-benar bagus bukan berarti kamu setiap hari keluar memberi tahu orang betapa hebatnya kamu.

Melainkan orang lain secara proaktif memberi tahu orang lain: “Orang ini, hasil iklannya bagus.”

Jadi, saya selalu berpikir: reputasi itu ada di tangan orang lain, bukan di mulutmu sendiri yang setiap hari membicarakannya.


8. Jangan mengartikan semua kerja sama bisnis sebagai “menguras pengguna”

Poin ini menurut saya juga perlu dilihat ulang.

Banyak orang begitu melihat KOL menerima iklan langsung merasa: “Bukannya ini merugikan pengikut?”

Sebenarnya tidak bisa digeneralisasi begitu saja.

Banyak kerja sama bisnis pada dasarnya adalah pihak proyek membeli kemampuan trafik dan penyebaran dari KOL.

Pihak proyek membutuhkan exposure, sedangkan KOL butuh trafik.

Pengguna bisa mendapatkan kesempatan partisipasi yang sesuai melalui ikut acara awal proyek, testnet, kegiatan komunitas, dan sebagainya.

Di beberapa proyek, pengguna juga bisa mendapatkan poin melalui partisipasi sejak awal, lalu setelah TGE proyek, sesuai aturan proyek mendapatkan reward yang sesuai.

Intinya ini adalah bentuk promosi pasar dan pengambilan pengguna.

Tentu, syaratnya adalah proyeknya memang layak dipromosikan, informasinya transparan, aturan jelas, dan kamu tidak membuat janji keuntungan yang tidak bertanggung jawab kepada pengguna.

Jadi: tidak ada yang salah dengan menerima job. Yang jadi masalah adalah menerima job komersial tanpa batas.


9. Yang benar-benar penting adalah kemampuanmu menyaring

Ketika kamu mulai punya trafik, perubahan terbesar bukanlah:

“Akhirnya ada yang menghubungiku untuk pasang iklan.”

Bukan begitu. “Saya mulai punya hak untuk memilih iklan mana yang tidak saya terima.”

Ini sangat penting. Proyek pengalihan trafik harus hati-hati.

Proyek dengan latar belakang yang kabur harus hati-hati.

Proyek yang kekurangan informasi industri dasar, informasi tim, dan informasi produk harus hati-hati.

Proyek “tanah liar” yang hanya mengandalkan manipulasi emosi dan sama sekali tidak didukung fundamental, harus lebih hati-hati.

Terutama proyek yang melibatkan dana pengguna:

Jangan karena harga tinggi lalu menurunkan standar seleksimu.

Karena pihak proyek menanggung biaya pemasaran sekali, sedangkan kamu menanggung kepercayaan pribadi dalam jangka panjang.


10. Terakhir, saya ingin mengatakan satu hal

Banyak orang yang jadi KOL dari awal sudah berpikir:

“Kapan akhirnya saya bisa menerima iklan 500U?”

Sebenarnya saya merasa urutannya harus dibalik.

Jangan tiap hari memikirkan: “Bagaimana supaya pihak proyek yang bayar saya?”

Seharusnya pikirkan dulu: “Bagaimana caranya agar pihak proyek merasa bahwa membayar saya itu sepadan?”

Saat kamu punya kemampuan konten yang stabil, pertumbuhan pengguna yang berkelanjutan, dan data yang nyata.

Punya keunggulan sendiri, kemampuan delivery yang matang, dan reputasi bisnis yang baik.

Yang paling penting adalah—kamu mampu melindungi pengikutmu dengan baik.

Maka pihak proyek secara alami akan semakin banyak.

Sejak awal yang begini: “Saya pergi mencari pihak proyek.”

Perlahan berubah jadi: “Pihak proyek yang proaktif datang mencari saya.”

Inilah tahap pertama dari komersialisasi personal IP yang sebenarnya.

Trafik membuat pihak proyek melihatmu, sementara kemampuan membuat pihak proyek memilihmu.

Hasil membuat pihak proyek terus mencari kamu. Reputasi membuat pihak proyek membantu mengenalkan lebih banyak proyek.

Dan batasmu juga menentukan seberapa lama model bisnis ini bisa bertahan.

🎈 Kalau kamu tanya saya, job komersial setahun bisa dapat berapa? 🤔

Saya tidak mau mengatakannya, tapi kamu boleh pikirkan dengan berani~