Prospek Teknis dan Tekanan Makro yang Menguat untuk Emas
Prospek jangka pendek pada chart XAU/USD melemah secara signifikan. Yang patut diperhatikan adalah adanya penolakan (resistance) terhadap rally kuat yang dimulai pada bulan Agustus, di sekitar level 1618 Fibonacci sebesar $4.674. Penarikan kembali (pullback) berikutnya dari area tersebut, yang membentuk puncak-puncak lebih rendah, mengindikasikan melemahnya momentum kenaikan. Penembusan baru-baru ini di bawah support $4.300 dan turunnya harga hingga sekitar kawasan $4.151 secara teknis adalah hal yang penting. Selain itu, harga tetap berada di bawah garis tren turun jangka panjang pada chart. Area kritis berikutnya adalah support Fibonacci di sekitar $4.018. Terendah terakhir pada chart berada di sekitar $3.942. Oleh karena itu, jika kawasan $4.018 tidak mampu dipertahankan, terdapat risiko tekanan jual meluas menuju band $3.950–$3.750.
Dari sisi makro, emas saat ini berada di bawah tekanan yang cukup besar. Pada 16 September, The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75–$4,00% dan menyatakan bahwa inflasi masih tinggi. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang menguat meningkatkan opportunity cost emas, yang tidak menghasilkan bunga. Pada 28 September, emas turun sekitar 4% menjadi sekitar $4.110, sementara kenaikan harga minyak dilaporkan memperkuat kekhawatiran inflasi serta ekspektasi The Fed yang lebih ketat.
Namun, gambaran jangka panjang belum sepenuhnya negatif. Menurut World Gold Council, pembelian emas bersih oleh bank sentral pada kuartal kedua tahun 2026 meningkat menjadi 289 ton, sekitar lima kali lipat dibanding kuartal pertama. Dengan demikian, mungkin lebih tepat untuk menginterpretasikan pergerakan saat ini bukan sebagai hilangnya sepenuhnya permintaan emas struktural yang kuat, melainkan sebagai tekanan jangka pendek terhadap harga yang diciptakan oleh suku bunga tinggi, dolar yang kuat, dan imbal hasil obligasi yang meningkat. Untuk saat ini, ambang batas yang menentukan pada chart adalah support $4.018 dan resistance $4.300; level mana dari dua level tersebut yang kembali direbut/ditinggalkan oleh harga akan menjadi kunci arah berikutnya. $XAU $GOLD.US #XAUUSD #GOLD
Prospek jangka pendek pada chart XAU/USD melemah secara signifikan. Yang patut diperhatikan adalah adanya penolakan (resistance) terhadap rally kuat yang dimulai pada bulan Agustus, di sekitar level 1618 Fibonacci sebesar $4.674. Penarikan kembali (pullback) berikutnya dari area tersebut, yang membentuk puncak-puncak lebih rendah, mengindikasikan melemahnya momentum kenaikan. Penembusan baru-baru ini di bawah support $4.300 dan turunnya harga hingga sekitar kawasan $4.151 secara teknis adalah hal yang penting. Selain itu, harga tetap berada di bawah garis tren turun jangka panjang pada chart. Area kritis berikutnya adalah support Fibonacci di sekitar $4.018. Terendah terakhir pada chart berada di sekitar $3.942. Oleh karena itu, jika kawasan $4.018 tidak mampu dipertahankan, terdapat risiko tekanan jual meluas menuju band $3.950–$3.750.
Dari sisi makro, emas saat ini berada di bawah tekanan yang cukup besar. Pada 16 September, The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75–$4,00% dan menyatakan bahwa inflasi masih tinggi. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang menguat meningkatkan opportunity cost emas, yang tidak menghasilkan bunga. Pada 28 September, emas turun sekitar 4% menjadi sekitar $4.110, sementara kenaikan harga minyak dilaporkan memperkuat kekhawatiran inflasi serta ekspektasi The Fed yang lebih ketat.
Namun, gambaran jangka panjang belum sepenuhnya negatif. Menurut World Gold Council, pembelian emas bersih oleh bank sentral pada kuartal kedua tahun 2026 meningkat menjadi 289 ton, sekitar lima kali lipat dibanding kuartal pertama. Dengan demikian, mungkin lebih tepat untuk menginterpretasikan pergerakan saat ini bukan sebagai hilangnya sepenuhnya permintaan emas struktural yang kuat, melainkan sebagai tekanan jangka pendek terhadap harga yang diciptakan oleh suku bunga tinggi, dolar yang kuat, dan imbal hasil obligasi yang meningkat. Untuk saat ini, ambang batas yang menentukan pada chart adalah support $4.018 dan resistance $4.300; level mana dari dua level tersebut yang kembali direbut/ditinggalkan oleh harga akan menjadi kunci arah berikutnya. $XAU $GOLD.US #XAUUSD #GOLD
