Sudah dijatuhi hukuman, uang benar-benar bisa ditarik kembali—kasus Inggris ini layak ditelusuri lebih jauh

Kemarin masih mengutuk-ngutuk, hari ini langsung ada perintah pengadilan. Pada 28 September, FCA Inggris mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh perintah perampasan—dua orang yang dulu menjual investasi kripto palsu dengan cold calling, telah dinyatakan bersalah, dan diperintahkan untuk mengembalikan 851.000 poundsterling kepada para korban.

Kalimat-kalimat penipu selalu memakai resep yang sama: memanfaatkan popularitas BTC untuk merangkai cerita “tinggal rebahan untung terus”. Kasus seperti ini saya sudah lihat terlalu banyak: pelaku dihukum, uangnya sudah lama dicuci bersih, korban hanya menyisakan selembar putusan pidana. Yang satu ini berbeda—tenaga regulator berpindah dari “membuka perkara” ke “menagih pembayaran”. Perintah perampasan bisa dieksekusi, dan itulah yang sebenarnya dibutuhkan korban.

Arah aliran uang juga layak dilirik. Di minggu yang sama, dana ETF berbasis ETH mencatat net inflow sekitar 689,88 juta dolar AS. Ke arah Dogecoin pun ada yang masuk—untuk ETF spot DOGE, net inflow satu minggu mencapai 2,89 juta dolar AS, yang merupakan terbesar sejak ETF tersebut melantai pada November 2025. Bahkan Grayscale GDOG saja mengemas aset sekitar 13,87 juta dolar AS, mencakup kurang lebih 81% dari keseluruhan kategori. Jumlahnya tidak besar, tapi arahnya nyata: ada yang mundur, ada yang sedang menata meja.

Popularitas juga begitu. Dana dan perhatian yang berkumpul sedikit demi sedikit, barulah pasar punya fondasi. Di kubu “Old Ma”, pihak yang memberi suara sedang masuk satu transaksi demi satu. Jejak seperti ini paling sulit dipalsukan. Minggu depan jawabannya hanya satu: lihat apakah net inflow mingguan DOGE masih bisa menanjak sampai tembus angka 2,89 juta dolar AS.

🐶 Ayo kita intip anjing kecil “Old Ma” ✨🚀