Aturan Trading: Memahami Spot Trading

Saat kita membuka transaksi, sebenarnya kita sedang melakukan spot trading. Kita bisa membeli dan menjual berbagai mata uang, tetapi ada satu detail penting yang dulu lama saya salah pahami.

Kesalahan sederhana ini membuat saya bingung tentang trading untuk waktu yang lama, dan saya kesulitan mendapatkan profit yang konsisten.

Perhatikan baik-baik pasangan tradingnya. Misalnya, Anda mungkin melihat pasangan seperti USDT/USD.

Pasangan trading memberi tahu aset apa yang sedang kita beli dan aset apa yang digunakan untuk membayarnya.

Contohnya, jika kita membeli USDT dengan USD, lalu nanti menjual USDT tersebut, kita akan menerima USD sebagai gantinya.

Sekarang, jika kita ingin mendapatkan USDT lagi, kita perlu melakukan trading melalui pasangan spot USDT/USD yang tersedia—menjual USD untuk memperoleh USDT.

Di sinilah pemula bisa menjadi bingung: USDT bisa digunakan dalam banyak aktivitas trading, sedangkan USD mungkin memiliki opsi yang lebih terbatas tergantung pada pasangan trading dan layanan Binance yang tersedia di wilayah Anda.

USDT populer karena juga bisa ditransfer ke wallet lain yang kompatibel, dan tergantung ketersediaan Binance/P2P di lokasi Anda serta aturan yang berlaku, mungkin saja bisa dikonversi menjadi mata uang lokal seperti rupee Pakistan.

Pelajaran penting

Jangan hanya melihat harga koin.

Pertama, pahami pasangan yang sedang Anda trading.

Tanyakan pada diri sendiri:

Saya sedang membeli apa?

Saya sedang menjual apa?

Mata uang apa yang akan saya terima setelah menjual?

Bisakah saya melakukan trading atau mengonversi lagi mata uang tersebut?

Apakah pasangan itu benar-benar tersedia di wilayah saya?

Trading bisa terasa membingungkan di awal.

Tapi sulit bukan berarti tidak mungkin.

Pelajari pasangan trading terlebih dahulu, mulai dengan jumlah kecil, pahami prosesnya, dan jangan pernah mempertaruhkan uang yang tidak mampu Anda rugikan.

DYOR — Do Your Own Research.