Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe menyatakan hari ini bahwa pasar sebaiknya tidak terlalu memberikan bobot pada data CPI bulan Agustus, seraya menekankan perlunya kondisi keuangan yang ketat yang masih berlanjut. Setelah pernyataannya, pasangan AUD/USD turun tajam lebih dari 30 pip hingga mencapai posisi terendah dalam hampir dua bulan di level 0.6989.

Sikap yang cenderung hawkish ini menandakan bahwa bank-bank sentral tetap berkomitmen pada siklus pengetatan mereka meskipun terjadi fluktuasi inflasi dalam jangka pendek. Para investor berharap ada sinyal peralihan yang lebih jelas, tetapi nada hati-hati Lowe menegaskan bahwa pembatasan moneter yang berkepanjangan tetap menjadi pedoman utama global.

Penurunan tajam pada dolar Australia mencerminkan volatilitas yang lebih luas di pasar valuta asing dan menyoroti menguatnya dolar AS yang sedang berlangsung. Imbal hasil obligasi dan sentimen risiko global terus mendapat tekanan ke bawah karena bank-bank sentral utama menolak melonggarkan sikap mereka secara prematur.

Untuk pasar kripto, suku bunga yang tinggi secara berkelanjutan di seluruh dunia membatasi arus masuk likuiditas ke aset digital secara keseluruhan. $BTC dan altcoin utama mungkin terus bergerak menyamping dalam kisaran yang ketat sampai bank-bank sentral global memberikan sinyal konkret mengenai pelonggaran moneter. 📉

#RBA #MacroEconomics #Forex