🚨 PERANG ENERGI BUKAN HANYA SOAL MINYAK — TAPI SOAL SIAPA YANG MENGENDALIKAN ARUS.

Strategi energi Trump semakin berbenturan dengan Iran, Rusia, dan Venezuela dalam waktu yang bersamaan.

Di Iran, Washington terus menekan keras Teheran sementara pembicaraan untuk membuka kembali Selat Hormuz masih belum tuntas. Trump juga secara terbuka mengemukakan gagasan bahwa AS bisa mempertahankan kehadiran di Iran yang terkait dengan kepentingan minyak, dengan membandingkannya dengan Venezuela.

Rusia menghadapi sanksi Barat yang lebih ketat dan tekanan baru pada jalur ekspor, sementara Moskow membatasi keterbukaan data energi untuk membuat sanksi lebih sulit ditegakkan.

Dan di Venezuela, perusahaan yang terkait dengan AS kini mendapatkan peran yang lebih besar dalam produksi minyak di bawah pengaturan baru yang mengurangi sebagian keterlibatan Tiongkok dan Rusia.

Itu membuat pertanyaan yang lebih besar:
Apakah AS berusaha mengamankan dominasi energi dengan mendorong para pesaing sekaligus memperluas kendali atas pasokan alternatif?

Sebab jika arus minyak menjadi semakin dipolitisasi, dampaknya tidak akan berhenti pada minyak mentah.

Dampaknya mengenai inflasi, dolar, surat utang AS, dan aset risiko global.

Kekuatan energi → kekuatan finansial.

$CL $BZ $XAU $DXY

#AnthropicIPOProspectusCouldValueItOver$2T #HackersDrainOver12.4MXRPFromDCENTWallets #SECSaysDecentralizedTokenBuybacksNotInvestmentContracts #UKFCAWinsCourtOrderToRecover851400Pounds #TRUMP