BTC: Konsensus paling kuat di pasar kripto; pada siklus bull ini berpeluang naik 5–10x.

ETH: Pemimpin di sektor public chain; diperkirakan pada putaran ini performanya akan mengungguli BTC.

XRP: Fokus pada transfer lintas negara yang didukung institusi; mayoritas trader retail sulit memahami logikanya.

BNB: Tolok ukur (benchmark) untuk token platform bursa.

SOL: Rantai publik yang terkait dengan bursa saham AS; manfaatkan momentum fase bull dan bear agar meraih peluang untung besar.

TRX: Tanda-tanda pengendalian pasar terlihat jelas, namun kontroversi terhadap pendirinya cukup besar.

DOGE: ‘Bapak’ meme coin, sudah menjadi arus utama yang dipahami oleh masyarakat luas.

HYPE: Pemimpin decentralized exchange (DEX); target pada bull market diperkirakan sekitar 500.

LEO: Pengguna luar negeri lebih banyak, perhatian komunitas berbahasa Tionghoa rendah.

ADA: Kurang energi/aktivitas; value for money-nya tidak sebaik XRP.

BCH: Mendapat intervensi dana dari Timur Tengah; menunjukkan ciri penguasaan pasar yang kuat.

LINK: Pemimpin di sektor oracle, performa pada siklus ini berpeluang melampaui ekspektasi.

XMR: Punya nilai inti; karena dipengaruhi regulasi, platform arus utama belum menyediakan spot.

NEAR: Punya potensi sebagai dark horse.

XLM: Pengikut (follower) XRP.

ZEC: Pemimpin sektor koin privasi.

CC: Koin privasi anonim, tingkat perhatian sangat rendah.

LTC: Pembersihan kepingan/chain (chip) sudah cukup matang; pada siklus ini bisa mulai menyusun posisi.

AVAX: Pihak proyek menghadirkan sumber daya dari Wall Street, secara bertahap lepas dari kondisi lesu.

HBAR: Kurangnya dukungan yang substansial, tapi ada pengelolaan dana oleh institusi.

SUI: Perwakilan public chain generasi baru; cocok untuk investasi jangka menengah–panjang.

SHIB: Sudah termasuk tren masa lalu, tidak perlu terlalu diperhatikan.

GRAM: Jika berhasil menghubungkan trafik Telegram, ruang pengembangan ke depan sangat besar.

TAO: Representatif proyek di sektor AI; prospek jangka panjang sangat diunggulkan.

DAI:stablecoin (mata uang kripto) untuk segmen yang menjanjikan.

UNI: Kuat di chart; pertumbuhan data on-chain; siklus bull ini patut dinantikan.

QNT: Punya potensi sebagai dark horse (kuda hitam).

SKY: Punya nilai tertentu, tetapi kurang ada skenario penguasaan dana (strong big-player) yang kuat.

ENA: Karakter bull-bear yang sangat ekstrem; koreksi adalah peluang untuk ‘naik kapal’.

AAVE: Terkena kontroversi opini publik, tetapi nilai jangka panjangnya tetap ada.

ASTER: Kondisi pasar lesu; menunggu rebound sambil menahan posisi.

PEPE: Kemungkinan besar pada siklus bull kali ini tidak akan menunjukkan perkembangan berarti.

ICP: Proyek dengan reputasi kurang baik; hanya cocok untuk strategi jangka pendek (trading jitu).

ETC: Ethereum versi awal dari hasil hard fork, sangat terkait dengan pergerakan ETH pada siklus ini.

ONDO: Jika pihak proyek benar-benar menerapkan utility token, berpotensi menjadi koin 10x.

PUMP: Ada banyak proyek di jalur ‘launcher’; namun yang ini tetap termasuk aset level teratas.

WLD: Kekuatan washout (cuci pasar) cukup besar; ke depannya masih ada peluang rebound.

WLFI: Stablecoin dari keluarga Trump; cocok untuk partisipasi jangka pendek, tidak disarankan untuk jangka panjang.

ARB: Proyek lama yang kembali hidup; pada siklus ini berpeluang membaik.

MORPHO: Pesaing utama AAVE, terus yakin akan prospeknya.

VVV: Koin dengan pengendalian kuat; antusiasme trader retail tidak tinggi.