📉 Update Pasar: Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga FOMC Meningkat, Emas dan Perak Sama-sama Anjlok!
📌 Sorotan Pergerakan Harga
Pada hari Senin, pasar logam mulia mengalami koreksi tajam. Emas (XAUUSD) turun 3,5%, sedangkan perak (XAGUSD) turun 4,5%. Toleransi risiko pasar melemah, sehingga dana bergegas mengalir ke aset berimbal hasil tinggi.
💡 Analisis Faktor Pendorong Utama
1. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed terus menguat: alat CME FedWatch menunjukkan probabilitas The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat FOMC tanggal 28 Oktober telah meningkat menjadi 68,1% (lebih tinggi dari Jumat lalu 64,2% dan seminggu sebelumnya 57,6%). Suku bunga yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan opportunity cost dalam memegang aset tanpa kupon (emas/perak).
2. Imbal hasil obligasi AS mencapai level tertinggi 19 tahun: imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik 4,5 basis poin menjadi 5,22%, sekaligus mencatat level tertinggi sejak 2007. Efek penarikan dana ini sangat terasa dan memberikan tekanan kuat pada logam mulia.
🗓 Peringatan makro berdampak besar minggu ini (pantau volatilitas)
Rabu: BEA AS merilis data inflasi PCE; sebagai indikator inflasi favorit The Fed, ini akan langsung memengaruhi keputusan suku bunga.
Jumat: BLS AS merilis laporan pekerjaan nonfarm September. Kuat atau lemahnya pasar tenaga kerja akan menentukan arah makro ke depan.
#emas #perak #TheFed #FOMC #宏观经济
$XAU
$XAUT
📌 Sorotan Pergerakan Harga
Pada hari Senin, pasar logam mulia mengalami koreksi tajam. Emas (XAUUSD) turun 3,5%, sedangkan perak (XAGUSD) turun 4,5%. Toleransi risiko pasar melemah, sehingga dana bergegas mengalir ke aset berimbal hasil tinggi.
💡 Analisis Faktor Pendorong Utama
1. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed terus menguat: alat CME FedWatch menunjukkan probabilitas The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat FOMC tanggal 28 Oktober telah meningkat menjadi 68,1% (lebih tinggi dari Jumat lalu 64,2% dan seminggu sebelumnya 57,6%). Suku bunga yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan opportunity cost dalam memegang aset tanpa kupon (emas/perak).
2. Imbal hasil obligasi AS mencapai level tertinggi 19 tahun: imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik 4,5 basis poin menjadi 5,22%, sekaligus mencatat level tertinggi sejak 2007. Efek penarikan dana ini sangat terasa dan memberikan tekanan kuat pada logam mulia.
🗓 Peringatan makro berdampak besar minggu ini (pantau volatilitas)
Rabu: BEA AS merilis data inflasi PCE; sebagai indikator inflasi favorit The Fed, ini akan langsung memengaruhi keputusan suku bunga.
Jumat: BLS AS merilis laporan pekerjaan nonfarm September. Kuat atau lemahnya pasar tenaga kerja akan menentukan arah makro ke depan.
#emas #perak #TheFed #FOMC #宏观经济
$XAU
$XAUT




