Kesalahan apa yang paling sering dilakukan trader ritel saat melihat tren kenaikan beruntun?

Berpikir harus segera kabur.

Saya pernah terjebak berkali-kali pada 2017. Setiap kali melihat pergerakan seperti ini, refleks saya langsung ingin lari. Tapi lihat data LINK—dalam 24 jam naik 6,2%, 7 hari 14,9%, dan sebulan 31,4%. Kalau ini terjadi pada koin lain, saya dari dulu sudah bilang “kayaknya memang harusnya mulai turun”. Tapi kali ini saya benar-benar tidak punya feeling.

Kenapa? Karena volume perdagangan yang membesar secara tidak wajar—sebuah big move mungkin sedang mendekat. Ini bukan jenis riak yang bisa “dibikin” oleh trader ritel yang mengejar.

Saya sudah melihat terlalu banyak pada 2017: “sudah naik, ternyata pihak proyek jualan (dumping)”. Kenaikannya seperti itu cuma fatamorgana. Tapi gelombang LINK ini beda. Logikanya Chainlink sangat sederhana—permintaan untuk oracle benar-benar ada. DeFi butuh data, cross-chain butuh data. Kebutuhan-kebutuhan ini tidak akan hilang hanya karena harganya sedang naik.

Soal insiden peretasan Bitget senilai 388M, saya juga lihat. Ada yang menjadikannya sebagai berita buruk dengan berkata “DeFi tidak aman”. Tapi kalau dipikir-pikir, yang diserang adalah bursa, bukan Chainlink itu sendiri. Ini bukan masalah LINK, tapi masalah lama seluruh industri.

Indeks FNG 74 (Greed). Semua orang sedang heboh, tapi saya perhatikan kali ini suasananya tidak ada nuansa “FOMO yang menerjang” seperti biasanya. Lebih seperti institusi yang perlahan sedang membangun posisi. Saat bull market sedang paling gila justru ketika tidak ada yang membahasnya.

Porsi saya ringan, jadi saya tidak berani all-in