🚨 BTC TURUN KE $82K, EMAS JATUH KE $4.1K SAAT IMBAL HASIL AS MENINGKAT
Pasar keuangan sedang tenggelam dalam merah.
BTC sempat turun ke sekitar $82.7K, sementara emas anjlok ke $4.1K ketika imbal hasil obligasi AS dan dolar AS menguat tajam. Saham AS juga mendapat tekanan saat memasuki sesi perdagangan baru.
Yang patut dicatat, AS dan Tiongkok baru saja mengumumkan mekanisme perdagangan 30-30, di mana masing-masing pihak mengusulkan daftar sekitar $30B barang yang dapat memperoleh tarif bea masuk yang lebih menguntungkan.
Daftar barang yang sedang dipertimbangkan Tiongkok mencakup 1.619 produk AS, sementara pihak AS mencantumkan 77 produk Tiongkok. Kedua belah pihak saat ini belum mengumumkan besaran tarif yang spesifik maupun waktu penerapannya.
Pandangan pribadi:
Hal yang paling menarik perhatian saya hari ini bukanlah semata BTC yang turun atau emas yang turun secara terpisah, melainkan fakta bahwa imbal hasil obligasi AS kini menjadi faktor yang memberikan tekanan pada banyak kelompok aset sekaligus.
Saat imbal hasil meningkat, aset berisiko seperti saham dan crypto dapat menghadapi tekanan karena biaya modal naik dan arus dana cenderung menjadi lebih hati-hati.
Emas juga mengalami dampak serupa ketika imbal hasil dan USD sama-sama menguat.
Di sisi lain, kesepakatan AS–Tiongkok 30-30 dapat membantu mengurangi sebagian risiko perdagangan. Namun, ini baru merupakan kerangka insentif tarif, sehingga belum bisa dianggap sebagai pemotongan tarif $60B yang langsung diterapkan.
Karena itu, dalam jangka pendek saya akan lebih fokus pada imbal hasil Treasury, USD, dan respons pasar saham AS. Jika imbal hasil terus meningkat tajam, tekanan pada BTC mungkin masih akan berlanjut meski ketegangan perdagangan AS–Tiongkok mereda.
👇 TRANSAKSI HOT COINS DI SINI 👇
$QNT

$SEI

$PUMP