Otoritas pengawas sektor keuangan Korea Selatan, Financial Services Commission (FSC), baru-baru ini secara aktif meneliti kelayakan pembentukan skema market maker untuk pasar aset virtual guna meningkatkan stabilitas dan transparansi pasar mata uang kripto. Berdasarkan data dari Korea Exchange Association (Korea Exchange), hingga akhir tahun 2023, volume perdagangan aset virtual di Korea Selatan telah mencapai sekitar 6,3 miliar dolar AS, naik sekitar 45% dari tahun sebelumnya. Mengingat ukuran pasar yang berkembang pesat, serta volatilitas yang sering terjadi, skema market maker yang diajukan FSC bertujuan untuk memberikan dukungan likuiditas bagi pasar melalui pengenalan institusi yang memiliki kemampuan profesional, sehingga dapat mengurangi risiko fluktuasi harga yang tajam.
Selain itu, pemerintah Korea berencana menyelesaikan revisi peraturan terkait dan penyerahan rancangan peraturan pada tahun 2024, dengan perkiraan bahwa skema baru akan mulai diterapkan secara resmi pada tahun 2025. Market maker akan diwajibkan untuk memegang aset kripto minimal 30 miliar won Korea (sekitar 270 ribu dolar AS) dan harus secara berkala menyerahkan laporan manajemen risiko serta laporan perdagangan kepada otoritas pengawas. Langkah ini dipandang sebagai langkah penting dalam kerangka regulasi kripto Korea, yang bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan standar internasional sekaligus melindungi kepentingan investor.
#SKoreaFSCConsidersVirtualAssetMarketMaker
Selain itu, pemerintah Korea berencana menyelesaikan revisi peraturan terkait dan penyerahan rancangan peraturan pada tahun 2024, dengan perkiraan bahwa skema baru akan mulai diterapkan secara resmi pada tahun 2025. Market maker akan diwajibkan untuk memegang aset kripto minimal 30 miliar won Korea (sekitar 270 ribu dolar AS) dan harus secara berkala menyerahkan laporan manajemen risiko serta laporan perdagangan kepada otoritas pengawas. Langkah ini dipandang sebagai langkah penting dalam kerangka regulasi kripto Korea, yang bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan standar internasional sekaligus melindungi kepentingan investor.
#SKoreaFSCConsidersVirtualAssetMarketMaker