#本周strategy与strive增持2305枚btc dua raksasa menambah posisi, sementara rekan seprofesi justru menjual
9/21 terungkap "Strategy + Strive total menambah kepemilikan 2305 BTC" terlihat seperti institusi kompak bullish, tapi skenario nyata di tahun 2026 adalah perpecahan besar pada perbendaharaan perusahaan—dua pihak ini melakukan bottom fishing, sementara lebih banyak rekan menjual koin untuk melunasi utang bahkan sampai bangkrut dan beralih ke AI. 2305 adalah sinyal dari yang selamat, bukan sinyal seluruh pasar. Catatan: ini adalah pengungkapan pada 9/21, dan topik dibahas ulang hari ini (9/27); jangan dianggap sebagai kabar mendadak.
📊 Fakta yang sudah diverifikasi:
• Total 2305 BTC, menghabiskan 182,7 juta USD (Bitcoin Magazine/Foresight/Zhitong sepakat)
• Rincian: Strategy 950 BTC/75,70 juta (harga rata-rata 79670, pembelian pertama sejak awal Agustus, mengakhiri jeda 10 minggu); Strive 1355 BTC/107,7 juta (harga rata-rata 79475, mempertahankan pembelian mingguan)
• Beli di sekitar 79,5k; Senin BTC sempat menembus 86000 (tertinggi sejak 1 bulan terakhir, rebound sekitar 30% dari titik terendah Agustus) → floating profit sekitar 8%
• Kepemilikan: Strategy 846 ribu BTC (peringkat pertama global); Strive 26.355 BTC (peringkat kelima)
• Kontras: Glassnode menunjukkan dalam 3 bulan terakhir perusahaan hanya menambah sekitar 5.900 BTC secara neto, sedangkan pada Juli 2025 perusahaan menyerap 89.000 BTC dalam 1 bulan—penurunannya hampir 15 kali
• Daftar clear-out 2026: Satsuma, Smarter Web, Sequans, Nakamoto, Empery Digital semuanya menjual koin untuk membayar utang/operasional; sebagian bangkrut atau beralih ke AI
• Risiko terselubung: Strategy melakukan buyback 174 juta STRC saham preferen bersamaan, dan cash pool 1,3 miliar → 1,05 miliar; Strive bergantung pada pendanaan melalui SATA saham preferen (mencapai 57,7% dari dana yang dihimpun)
❄️ Tiga siraman air dingin:
1) 2305 adalah sinyal yang terkonsentrasi, bukan sinyal kelompok—seluruh industri justru net sell; angka ini hanya berasal dari 2 pihak, jangan menjadikan pihak papan atas sebagai representasi semuanya. 2) Mereka membeli DIP, bukan TOP—floating profit 8% di sekitar 79,5k itu rata-rata yang kembali (mean reversion), tidak berarti peluru tanpa batas; ketika cash turun, Strive butuh suntikan saham preferen, jadi keberlanjutan bergantung pada apakah kenaikan BTC bisa menutup biaya pendanaan. 3) Titik pembeda adalah "yang selamat vs yang menonton". Yang mereka pantau adalah apakah perusahaan lain yang saat ini menunggu akan ikut, bukan semata-mata apa arti 2305 itu sendiri.
✅ Yang bisa dieksekusi:
• Ini arus dana T1, tapi perlu dicocokkan dengan struktur net buy: hanya jika ada pihak ketiga dan keempat yang ikut, barulah tren bisa dikonfirmasi.
• Perhatikan dua indikator kunci: ① apakah net add kepemilikan oleh seluruh emiten bulanan beralih menjadi positif/semakin besar; ② ritme cash pool Strategy dan buyback STRC (yang menentukan berapa banyak Saylor masih bisa membeli)
9/21 terungkap "Strategy + Strive total menambah kepemilikan 2305 BTC" terlihat seperti institusi kompak bullish, tapi skenario nyata di tahun 2026 adalah perpecahan besar pada perbendaharaan perusahaan—dua pihak ini melakukan bottom fishing, sementara lebih banyak rekan menjual koin untuk melunasi utang bahkan sampai bangkrut dan beralih ke AI. 2305 adalah sinyal dari yang selamat, bukan sinyal seluruh pasar. Catatan: ini adalah pengungkapan pada 9/21, dan topik dibahas ulang hari ini (9/27); jangan dianggap sebagai kabar mendadak.
📊 Fakta yang sudah diverifikasi:
• Total 2305 BTC, menghabiskan 182,7 juta USD (Bitcoin Magazine/Foresight/Zhitong sepakat)
• Rincian: Strategy 950 BTC/75,70 juta (harga rata-rata 79670, pembelian pertama sejak awal Agustus, mengakhiri jeda 10 minggu); Strive 1355 BTC/107,7 juta (harga rata-rata 79475, mempertahankan pembelian mingguan)
• Beli di sekitar 79,5k; Senin BTC sempat menembus 86000 (tertinggi sejak 1 bulan terakhir, rebound sekitar 30% dari titik terendah Agustus) → floating profit sekitar 8%
• Kepemilikan: Strategy 846 ribu BTC (peringkat pertama global); Strive 26.355 BTC (peringkat kelima)
• Kontras: Glassnode menunjukkan dalam 3 bulan terakhir perusahaan hanya menambah sekitar 5.900 BTC secara neto, sedangkan pada Juli 2025 perusahaan menyerap 89.000 BTC dalam 1 bulan—penurunannya hampir 15 kali
• Daftar clear-out 2026: Satsuma, Smarter Web, Sequans, Nakamoto, Empery Digital semuanya menjual koin untuk membayar utang/operasional; sebagian bangkrut atau beralih ke AI
• Risiko terselubung: Strategy melakukan buyback 174 juta STRC saham preferen bersamaan, dan cash pool 1,3 miliar → 1,05 miliar; Strive bergantung pada pendanaan melalui SATA saham preferen (mencapai 57,7% dari dana yang dihimpun)
❄️ Tiga siraman air dingin:
1) 2305 adalah sinyal yang terkonsentrasi, bukan sinyal kelompok—seluruh industri justru net sell; angka ini hanya berasal dari 2 pihak, jangan menjadikan pihak papan atas sebagai representasi semuanya. 2) Mereka membeli DIP, bukan TOP—floating profit 8% di sekitar 79,5k itu rata-rata yang kembali (mean reversion), tidak berarti peluru tanpa batas; ketika cash turun, Strive butuh suntikan saham preferen, jadi keberlanjutan bergantung pada apakah kenaikan BTC bisa menutup biaya pendanaan. 3) Titik pembeda adalah "yang selamat vs yang menonton". Yang mereka pantau adalah apakah perusahaan lain yang saat ini menunggu akan ikut, bukan semata-mata apa arti 2305 itu sendiri.
✅ Yang bisa dieksekusi:
• Ini arus dana T1, tapi perlu dicocokkan dengan struktur net buy: hanya jika ada pihak ketiga dan keempat yang ikut, barulah tren bisa dikonfirmasi.
• Perhatikan dua indikator kunci: ① apakah net add kepemilikan oleh seluruh emiten bulanan beralih menjadi positif/semakin besar; ② ritme cash pool Strategy dan buyback STRC (yang menentukan berapa banyak Saylor masih bisa membeli)
