#TrumpRejectsIranHormuzReopening

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada 26 September bahwa ia menolak proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari. Proposal Iran tersebut dilaporkan mencakup gencatan senjata, pelonggaran pembatasan dari AS, serta perundingan nuklir yang diperbarui sebagai imbalan atas pemulihan lalu lintas maritim normal.

Selat Hormuz sangat penting secara strategis bagi pengiriman energi global, sehingga gangguan yang berkelanjutan dapat memberi tekanan pada pasar minyak, biaya pengiriman, inflasi, dan pasar keuangan yang lebih luas.

Untuk pasar kripto, isu utamanya adalah potensi dampak risiko geopolitik dan volatilitas harga energi. Namun, arah pergerakan Bitcoin atau mata uang kripto lainnya tidak dapat ditentukan hanya dari peristiwa ini.

Diskusi: Penolakan tersebut membuat ketidakpastian seputar Hormuz dan perundingan AS-Iran tetap tinggi, sehingga perkembangan diplomatik berikutnya menjadi penting bagi pasar global.