$ARGUS
Pengumuman Resmi Terbaru!
✅ Sorotan Utama dari Tweet Argus
Inovasi Utama: Arc Chain yang unik, USDC langsung berfungsi sebagai biaya Gas
1. Alur transaksi sangat sederhana: cukup transfer USDC, bisa membeli token + membayar biaya penambang, tanpa perlu menyiapkan mata uang Gas asli dari blockchain lain
2. Menghilangkan gesekan operasi yang tidak perlu: menghapus langkah-langkah berantai seperti bridge lintas rantai dan konversi token Gas—batas masuk jadi jauh lebih rendah
3. Tidak ada saldo “serpihan” yang berserakan: tidak akan ada sisa berbagai token native bernilai kecil di dompet, sehingga pemanfaatan dana maksimal (slogan tweet: Minimal dust, maximum spend)
4. Biaya komisi stabil: USDC adalah stablecoin, biaya Gas dihitung dalam dolar—tidak ada risiko biaya yang tidak terkendali akibat fluktuasi nilai token native
5. Cocok untuk skenario trading berfrekuensi tinggi di launchpad: untuk pengguna yang sering buy-sell jangka pendek, tidak perlu terus menghitung harga token Gas; pengelolaan aset jadi lebih mudah
6. Ekosistem end-to-end yang tertutup: mengandalkan KyberSwap, USDC sekaligus menjadi standar perhitungan transaksi dan standar biaya komisi; satu klik: cari token → beli token → jual token → terbitkan token
🆚 Perbedaan inti dengan Solana PUMP dalam satu kalimat
PUMP perlu memegang SOL untuk membayar Gas; Argus sepanjang proses hanya menggunakan USDC—cukup satu jenis koin untuk menyelesaikan semua operasi
Pengumuman Resmi Terbaru!
✅ Sorotan Utama dari Tweet Argus
Inovasi Utama: Arc Chain yang unik, USDC langsung berfungsi sebagai biaya Gas
1. Alur transaksi sangat sederhana: cukup transfer USDC, bisa membeli token + membayar biaya penambang, tanpa perlu menyiapkan mata uang Gas asli dari blockchain lain
2. Menghilangkan gesekan operasi yang tidak perlu: menghapus langkah-langkah berantai seperti bridge lintas rantai dan konversi token Gas—batas masuk jadi jauh lebih rendah
3. Tidak ada saldo “serpihan” yang berserakan: tidak akan ada sisa berbagai token native bernilai kecil di dompet, sehingga pemanfaatan dana maksimal (slogan tweet: Minimal dust, maximum spend)
4. Biaya komisi stabil: USDC adalah stablecoin, biaya Gas dihitung dalam dolar—tidak ada risiko biaya yang tidak terkendali akibat fluktuasi nilai token native
5. Cocok untuk skenario trading berfrekuensi tinggi di launchpad: untuk pengguna yang sering buy-sell jangka pendek, tidak perlu terus menghitung harga token Gas; pengelolaan aset jadi lebih mudah
6. Ekosistem end-to-end yang tertutup: mengandalkan KyberSwap, USDC sekaligus menjadi standar perhitungan transaksi dan standar biaya komisi; satu klik: cari token → beli token → jual token → terbitkan token
🆚 Perbedaan inti dengan Solana PUMP dalam satu kalimat
PUMP perlu memegang SOL untuk membayar Gas; Argus sepanjang proses hanya menggunakan USDC—cukup satu jenis koin untuk menyelesaikan semua operasi



