Saya ingin mengingatkan lagi semua orang: bagaimana cara menilai KOL itu asli atau palsu:
Lihat apakah KOL itu berguna untukmu, atau apakah itu barang abal-abal.
Ada beberapa hal yang bisa dilihat:
1、Dia mengajak ikut order (mengambil posisi) atau tidak. Jika dia mengajak ikut order, yang datang biasanya semuanya penipu. Tidak ada satupun yang tidak. Dia bahkan tidak bisa menghasilkan uang lebih banyak darimu sendiri. Atau tidak lebih baik dari level kemampuanmu. Kenapa? Karena demi tampilan data yang bagus, dia menampilkan semuanya yang dibuat-buat. Selain itu, orang yang benar-benar menghasilkan uang tidak akan keluar mengajari orang lain sekaligus mengajak ikut order, karena orang yang benar-benar menghasilkan uang dari transaksi tidak perlu datang untuk mencari keuntungan dari recehan yang ada di tangan orang.
2、Dia membahas titik harga Bitcoin. Titik harga yang katanya “800 tahun tidak berubah” itu dipaksakan. Pasar keuangan itu berubah-ubah, tidak akan pernah statis. Hari ini adalah penopang (support), besok justru jebakan. Hari ini tekanan (pressure), besok adalah titik awal (start).
3、Mengajarkan orang melakukan trading secara sangat sering: 800 arah dalam sehari. Sampai-sampai ingin menangkap setiap pergerakan (gelombang). Orang yang punya indikasi seperti ini jelas bukan air biasa lagi—itu terlalu palsu. Bagaimana cara menilai apakah itu trading terlalu sering: jika dalam satu bulan trading lebih dari 5 kali, maka itu sudah termasuk trading yang terlalu sering.
4、Lihat apakah dia tidak punya pola pikir “para bandar” saat membaca berita. Apa itu pola pikir bandar? Yaitu pola pikir yang memanfaatkan berita untuk memanen “anak bawang” (investor ritel) — membuat mereka terjebak. Semakin sering melihat berita, semakin jadi anak bawang. Tolong pahami kalimat ini.
KOL yang benar-benar berguna: tidak mengajak ikut order, hanya mengajari orang membangun sistem trading sendiri, mengajari trading yang melawan naluri, mengajari berpikir secara berlawanan (counterintuitive), mengajari pola pikir bandar, mengajari cara menurunkan frekuensi trading, dan mengajari cara membongkar kebenaran di balik berita.
Lihat apakah KOL itu berguna untukmu, atau apakah itu barang abal-abal.
Ada beberapa hal yang bisa dilihat:
1、Dia mengajak ikut order (mengambil posisi) atau tidak. Jika dia mengajak ikut order, yang datang biasanya semuanya penipu. Tidak ada satupun yang tidak. Dia bahkan tidak bisa menghasilkan uang lebih banyak darimu sendiri. Atau tidak lebih baik dari level kemampuanmu. Kenapa? Karena demi tampilan data yang bagus, dia menampilkan semuanya yang dibuat-buat. Selain itu, orang yang benar-benar menghasilkan uang tidak akan keluar mengajari orang lain sekaligus mengajak ikut order, karena orang yang benar-benar menghasilkan uang dari transaksi tidak perlu datang untuk mencari keuntungan dari recehan yang ada di tangan orang.
2、Dia membahas titik harga Bitcoin. Titik harga yang katanya “800 tahun tidak berubah” itu dipaksakan. Pasar keuangan itu berubah-ubah, tidak akan pernah statis. Hari ini adalah penopang (support), besok justru jebakan. Hari ini tekanan (pressure), besok adalah titik awal (start).
3、Mengajarkan orang melakukan trading secara sangat sering: 800 arah dalam sehari. Sampai-sampai ingin menangkap setiap pergerakan (gelombang). Orang yang punya indikasi seperti ini jelas bukan air biasa lagi—itu terlalu palsu. Bagaimana cara menilai apakah itu trading terlalu sering: jika dalam satu bulan trading lebih dari 5 kali, maka itu sudah termasuk trading yang terlalu sering.
4、Lihat apakah dia tidak punya pola pikir “para bandar” saat membaca berita. Apa itu pola pikir bandar? Yaitu pola pikir yang memanfaatkan berita untuk memanen “anak bawang” (investor ritel) — membuat mereka terjebak. Semakin sering melihat berita, semakin jadi anak bawang. Tolong pahami kalimat ini.
KOL yang benar-benar berguna: tidak mengajak ikut order, hanya mengajari orang membangun sistem trading sendiri, mengajari trading yang melawan naluri, mengajari berpikir secara berlawanan (counterintuitive), mengajari pola pikir bandar, mengajari cara menurunkan frekuensi trading, dan mengajari cara membongkar kebenaran di balik berita.