#termmax @TermMax
Sebelumnya, saya mengira pembuatan pasar tanpa izin (permissionless) pada protokol seperti Alpha Zone milik TermMax akan memiliki profil risiko yang kurang lebih sama dengan menyediakan likuiditas pada sesuatu seperti Uniswap—bagaimanapun, keduanya memungkinkan siapa pun membuat pasar tanpa adanya gatekeeping. Saya merasa nyaman dengan perbandingan itu sampai saya meneliti lebih dekat apa sebenarnya arti “permissionless” dalam konteks kredit berjangka tetap versus konteks pertukaran spot yang bersifat atomik dengan harga yang jelas. Struktur-strukturnya sama sekali tidak analog.
Yang membuat saya mengubah cara pandang bukanlah label “permissionless”-nya sendiri—melainkan menyadari bahwa pasar TermMax membawa risiko jatuh tempo dan penyelesaian (maturity and settlement risk) yang tidak dimiliki oleh sebuah pool Uniswap. Di situlah mekanisme pengiriman fisik menarik perhatian saya: ketika suatu posisi tidak bisa ditutup secara bersih pada aset yang mendasarinya pada saat jatuh tempo, jaminan dapat diserahkan langsung kepada pemberi pinjaman (lenders) alih-alih melalui lelang atau likuidator. Dari perspektif sistem, ini justru merupakan kekuatan—mengurangi ketergantungan untuk menemukan pembeli saat kondisi sedang tertekan, serta dapat menurunkan tekanan jual akibat likuidasi.
Namun saat itu juga saya menyadari masalah lain. Pengiriman fisik tidak menghilangkan risiko, melainkan memindahkannya—risiko harga dan likuiditas menjadi lebih dekat ke pemberi pinjaman. Seseorang yang mengharapkan imbal hasil USDC berjaminan tingkat tetap (fixed-rate) bisa berakhir memegang aset yang tidak likuid atau volatil, sehingga pemberi pinjaman atau kurator perlu infrastruktur dan kontrol risiko yang nyata untuk apa pun yang mungkin mereka terima. Saya tidak berpikir ini membuat Alpha Zone secara fundamental tidak aman. Saya hanya menyadari bahwa sebelumnya saya menilai “permissionless” terlalu sederhana. Yang ingin saya terus amati adalah apakah @TermMax dapat membatasi sisi kasus yang lebih tajam dari tradeoff ini—pengiriman yang berkorelasi (correlated delivery).