Penerbit stablecoin, akhirnya menunggu seperangkat persyaratan yang lebih spesifik mengenai cadangan dan modal. Sebelumnya, aturan semacam ini hanya memiliki kerangka besar, tanpa rincian; dokumen tersebut memisahkan pengajuan, cadangan, dan modal menjadi tiga bagian yang berbeda.

The Federal Reserve (bank sentral AS) menetapkan aturan mengenai cadangan, modal, dan pengajuan untuk lembaga penerbit stablecoin yang diawasi, sekaligus mengimplementasikan rancangan undang-undang stablecoin yang telah disahkan sebelumnya. Aturan tersebut mengharuskan penerbit memegang aset lancar berkualitas tinggi, serta mengatur tingkat modal dan alur persetujuan. Fokus pengawasan tetap pada keamanan aset dan kemampuan untuk penebusan (redemption), sementara frekuensi pengungkapan dan persyaratan kustodian juga termasuk dalam usulan.

Rincian menentukan model bisnis. Ruang pendapatan penerbit secara langsung dipengaruhi oleh cakupan aset cadangan dan persyaratan modal, sedangkan ambang batas pengajuan menentukan siapa yang dapat masuk ke pasar ini. Batasan untuk penerbit dengan skala berbeda tidaklah sama; jika margin makin tipis, efek skala menjadi makin penting. Bagi penerbit dengan skala kecil, biaya kepatuhan tetap yang besar menjadi yang paling sulit untuk ditanggung.

Bagi industri, penerapan aturan biasanya berarti pertukaran antara kepastian dan biaya. Biaya kepatuhan meningkat, tetapi bank dan lembaga pembayaran dapat mengatur produk berdasarkan hal tersebut; ekspektasi yang stabil sendiri merupakan sebuah daya saing. Selanjutnya, perlu dilihat berapa banyak perubahan yang akan dibawa oleh masa konsultasi publik, dan panjangnya masa transisi juga merupakan variabel yang memengaruhi ritme.

Kalau ada aturan, barulah bisnis bisa bicara soal skala.

#稳定币 #监管