CEO Uber: Orang lain mungkin bisa lebih pintar daripada saya, tapi tidak bisa lebih rajin

Keterampilan terpenting dalam hidup apa? Jawaban dari eksekutif yang pernah menjadi bankir dan kini memimpin Uber adalah: kerja keras. Dan itu bukan sesuatu yang bisa langsung kamu dapat hanya karena kamu sudah memutuskan—kerja keras itu sendiri perlu dilatih.

Wawancara ini menjelaskan tiga lapis makna:

• Kesenjangan antara atlet papan atas dan atlet biasa bukan terletak pada bakat—bakatnya sama-sama kelas dunia. Bedanya ada pada disiplin diri, sistem yang rapi, dan tidak ada ruang untuk kompromi. Lihat Cristiano Ronaldo, lihat Jordan.
• “Mungkin orang lain lebih pintar, lebih berbakat, tapi kalau dibandingkan soal seberapa rajin, tidak ada jalan.” Ini adalah keunggulan yang akan bertambah secara majemuk seiring waktu, jadi dia ingin menjadikan Uber sebagai perusahaan yang sangat gila kerja.
• Tapi kerja keras tidak berarti tanpa fleksibilitas: pukul enam sampai delapan tepat waktu tetap menemani keluarga makan malam, pukul sembilan setengah malam dan pukul lima setengah pagi tetap membalas email.

Di akhir, pembawa acara menanyakan satu hal lagi: Pasti ada harga yang harus dibayar, kan? Jawabannya sangat tegas—tentu ada pengorbanan, karena hidup memang adalah soal pilihan.

#人物访谈 #Uber #工作哲学 #自律 #长期主义 #复利思维 #职场成长 #深度思考