#bitcoin
Bitcoin turun di bawah $84K: panik atau sekadar jeda sebelum $100K? 📉➡️🚀
Setelah lonjakan cepat melewati $87.000, pasar mendingin, dan BTC kembali ke kisaran $83.800. Namun sementara "tangan lemah" terpancing panik, pemain besar diam-diam terus mengakumulasi posisi.
Mengapa tren bullish tetap terjaga? Tiga argumen utama:
1️⃣ Lampu hijau institusional
Meskipun terjadi penurunan intraday sebesar $3.000, ETF Bitcoin spot mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut, menarik lebih dari $2,5 miliar dalam periode ini. Hanya pada 21 September, arus masuk mencapai hampir $1 miliar. Dana pensiun dan hedge fund terus aktif masuk ke aset tersebut.
2️⃣ Kekurangan pasokan di bursa
Menurut CryptoQuant, cadangan BTC di bursa telah turun ke level terendah 4 bulan (~2,7 juta BTC). Koin dipindahkan secara besar-besaran ke cold wallet. Artinya, BTC yang lebih sedikit di bursa berarti tekanan jual juga lebih rendah.
3️⃣ Paus sedang menyapu pasar
Analis Santiment melaporkan bahwa sejak pertengahan Juli, paus (memegang 100–1.000 BTC) telah membeli tambahan 114.000 BTC (+2,22%). Kini mereka menguasai 26% dari total pasokan. "Uang pintar" tidak goyah pada taruhan mereka.
📊 Apa kata grafik?
Support: Pola "double bottom" telah muncul di chart, dengan level $82.500 bertindak sebagai garis leher yang kokoh (berdasarkan analisis Ali Martinez). Sinyal tren yang kuat: BTC menutup di atas moving average 365 hari (~$80.500) untuk pertama kalinya sejak Maret 2023. Secara historis (pada 2019 dan 2023), ini selalu menjadi pendahulu reli besar.
⚠️ Kesimpulan: Koreksi saat ini terlihat seperti shakeout klasik sebelum lonjakan berikutnya. Target $100.000 masih tetap menjadi bidikan. 🎯
Bitcoin turun di bawah $84K: panik atau sekadar jeda sebelum $100K? 📉➡️🚀
Setelah lonjakan cepat melewati $87.000, pasar mendingin, dan BTC kembali ke kisaran $83.800. Namun sementara "tangan lemah" terpancing panik, pemain besar diam-diam terus mengakumulasi posisi.
Mengapa tren bullish tetap terjaga? Tiga argumen utama:
1️⃣ Lampu hijau institusional
Meskipun terjadi penurunan intraday sebesar $3.000, ETF Bitcoin spot mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut, menarik lebih dari $2,5 miliar dalam periode ini. Hanya pada 21 September, arus masuk mencapai hampir $1 miliar. Dana pensiun dan hedge fund terus aktif masuk ke aset tersebut.
2️⃣ Kekurangan pasokan di bursa
Menurut CryptoQuant, cadangan BTC di bursa telah turun ke level terendah 4 bulan (~2,7 juta BTC). Koin dipindahkan secara besar-besaran ke cold wallet. Artinya, BTC yang lebih sedikit di bursa berarti tekanan jual juga lebih rendah.
3️⃣ Paus sedang menyapu pasar
Analis Santiment melaporkan bahwa sejak pertengahan Juli, paus (memegang 100–1.000 BTC) telah membeli tambahan 114.000 BTC (+2,22%). Kini mereka menguasai 26% dari total pasokan. "Uang pintar" tidak goyah pada taruhan mereka.
📊 Apa kata grafik?
Support: Pola "double bottom" telah muncul di chart, dengan level $82.500 bertindak sebagai garis leher yang kokoh (berdasarkan analisis Ali Martinez). Sinyal tren yang kuat: BTC menutup di atas moving average 365 hari (~$80.500) untuk pertama kalinya sejak Maret 2023. Secara historis (pada 2019 dan 2023), ini selalu menjadi pendahulu reli besar.
⚠️ Kesimpulan: Koreksi saat ini terlihat seperti shakeout klasik sebelum lonjakan berikutnya. Target $100.000 masih tetap menjadi bidikan. 🎯

