Tiga angin sakal membabat dari tiga arah! Obligasi AS mengalami penjualan besar-besaran yang dahsyat Efek domino
Guncangan besar terhadap pasar keuangan global membuat kondisi pasar saham AS makin bergejolak. Di pasar obligasi, terjadi aksi jual yang brutal; imbal hasil obligasi melonjak tajam, dan oleh para analis pasar disebut sebagai situasi yang nyaris seperti “jatuh berantakan”.
Gelombang pembersihan di pasar obligasi ini berlangsung cepat dan menimbulkan efek domino, sehingga menyeret sepenuhnya pergerakan saham AS.
Para ahli pasar menilai bahwa saat ini perekonomian makro sedang dihantam “tiga angin sakal”: pertama, tekanan kenaikan suku bunga akibat inflasi yang sulit mereda serta kekhawatiran defisit fiskal; kedua, ketidakpastian geopolitik yang meningkat sehingga sentimen pelarian ke aset aman makin menguat; terakhir, kontraksi likuiditas arus dana yang menekan valuasi aset berisiko.
Akibat hantaman ini, saham teknologi dan saham berkapitalisasi besar di AS menjadi yang paling terdampak.
Para investor kini terus memantau data ekonomi makro berikutnya dan arah kebijakan moneter untuk menilai apakah kekuatan koreksi terhadap “serangan ganda” saham dan obligasi akan terus meluas.