Kenapa saat “musim kuda-kuda/clone” (palsu) sering terjadi penurunan tajam dulu, lalu langsung naik lagi?
Intinya hanya dua kata: membunuh konsensus.
Yang paling mudah dilakukan oleh pihak utama adalah tiba-tiba menjatuhkan harga ke bawah, agar stop-loss dan order panik tersapu sekaligus.
Kalau posisi habis, bisa dibuka lagi. Tapi kalau konsensus hilang, hanya ada satu hal: FOMO/tertinggal (tidak kebagian). Sedangkan dasar (low) justru tanpa disadari terus dinaikkan. Orang yang tidak punya arah akan semakin kacau.
Kalau dari 10 dolar langsung naik tanpa retracement sampai 20 atau 30, orang yang masuk di 10 dolar itu berani “mati-matian” menahannya.
Tapi bagaimana kalau dulu ditarik mundur sampai 5 dolar? Saat harga kembali ke 10 dolar, tebak apa yang akan dilakukan kebanyakan orang? Banyak yang sudah kabur di 8 dolar. Ada juga yang langsung buka posisi short. Bahkan sebagian besar orang sudah menyerah dan cut loss di 5 dolar. Saat nanti benar-benar menembus ke 20 dolar, barulah terdengar lagi gelombang suara likuidasi (meledak posisi).
Volatilitas adalah ujian paling nyata.
Kenaikan tanpa retracement tidak bisa “memelihara” tangan berlian yang sesungguhnya Hanya orang yang telah mengalami retracement dalam, rasa takut, cut loss, dan keraguan—lalu masih bisa bertahan—yang pantas mendapat profit setelahnya.
Inilah sisi paling kejam dari pasar: dengan koin yang sama, dan kondisi pasar yang sama, ada yang bisa meraup untung besar hanya karena volatilitas, sementara ada juga yang justru kalah total karena volatilitas.
Volatilitas adalah bahan bakar untuk mendorong short squeeze, sekaligus pedang untuk memotong posisi cut loss. Ia juga menjadi garis pemisah antara tangan berlian dan tangan kertas.
Intinya hanya dua kata: membunuh konsensus.
Yang paling mudah dilakukan oleh pihak utama adalah tiba-tiba menjatuhkan harga ke bawah, agar stop-loss dan order panik tersapu sekaligus.
Kalau posisi habis, bisa dibuka lagi. Tapi kalau konsensus hilang, hanya ada satu hal: FOMO/tertinggal (tidak kebagian). Sedangkan dasar (low) justru tanpa disadari terus dinaikkan. Orang yang tidak punya arah akan semakin kacau.
Kalau dari 10 dolar langsung naik tanpa retracement sampai 20 atau 30, orang yang masuk di 10 dolar itu berani “mati-matian” menahannya.
Tapi bagaimana kalau dulu ditarik mundur sampai 5 dolar? Saat harga kembali ke 10 dolar, tebak apa yang akan dilakukan kebanyakan orang? Banyak yang sudah kabur di 8 dolar. Ada juga yang langsung buka posisi short. Bahkan sebagian besar orang sudah menyerah dan cut loss di 5 dolar. Saat nanti benar-benar menembus ke 20 dolar, barulah terdengar lagi gelombang suara likuidasi (meledak posisi).
Volatilitas adalah ujian paling nyata.
Kenaikan tanpa retracement tidak bisa “memelihara” tangan berlian yang sesungguhnya Hanya orang yang telah mengalami retracement dalam, rasa takut, cut loss, dan keraguan—lalu masih bisa bertahan—yang pantas mendapat profit setelahnya.
Inilah sisi paling kejam dari pasar: dengan koin yang sama, dan kondisi pasar yang sama, ada yang bisa meraup untung besar hanya karena volatilitas, sementara ada juga yang justru kalah total karena volatilitas.
Volatilitas adalah bahan bakar untuk mendorong short squeeze, sekaligus pedang untuk memotong posisi cut loss. Ia juga menjadi garis pemisah antara tangan berlian dan tangan kertas.
