Hitung-hitung, tahun ini adalah Festival Pertengahan Musim Gugur ke-9 yang saya lewati di Binance. Pada tahun 2017, saat baru masuk, saya masih benar-benar tidak paham apa-apa, tapi nekat terjun. Saya ingat pada Festival Pertengahan Musim Gugur pertama, harga big cake masih berputar di kisaran beberapa ribu dolar; saya duduk terpaku di depan komputer sambil memantau chart, sementara istri saya datang membawa kue bulan, bahkan sampai istri saya bilang saya merayakan liburan dengan rugi—saya yang kena batunya. Sembilan tahun sudah berlalu: chart naik-turun, hidup juga naik-turun. Binance dulu dari bursa kecil, sekarang jadi platform terbesar di dunia; saya pun dari anak baru yang kaget-kaget, akhirnya menjadi “tukang gulung” tua. Bulannya tetap bulan yang sama, hanya saja di sekeliling saya sekarang ada beberapa rekan lama yang ikut bertahan menghadapi pasar banteng dan beruang. Di laut terbit bulan yang terang, di ujung dunia kita berbagi momen ini; dengan kata lain, “naik-turun ada yang menemani, rugi-rugi saling mengolok.” #CeritaTengahMusimGugurBinance





