Musim “shitcoin” sudah datang? Indikator Glassnode baru saja beralih ke “musim shitcoin”, tapi posisi kamu di BTC atau di shitcoin?

Pagi ini aku nemu sebuah data yang cukup menarik.

Indikator “siklus shitcoin” dari Glassnode resmi beralih ke “musim shitcoin” pada minggu ini; rata-rata pergerakan 7 hari naik hingga 81,25, berada pada level tertinggi yang mutlak di kisaran 0 hingga 100.

Ini bukan omongan asal. Lihat datanya:

Kapitalisasi total shitcoin sudah menembus 1,19 triliun dolar AS, mencapai rekor tertinggi sejak akhir Januari tahun ini, tumbuh 33% dibanding akumulasi sejak 19 Agustus. Pangsa kapitalisasi pasar Bitcoin dari 59,2% pada 19 Agustus hanya naik tipis menjadi 59,7%—hampir tidak berubah. Ini menunjukkan dana mengalir ke shitcoin, bukan sekadar ditarik untuk BTC.

Dan yang membuat kali ini berbeda dari gelombang Agustus itu. Glassnode juga menekankan: kenaikan pada putaran pertama awal Agustus lebih banyak digerakkan oleh Bitcoin; pasar shitcoin secara keseluruhan cenderung datar. Tapi kali ini, pergerakan sudah melebar ke pasar shitcoin yang lebih luas.

Namun masalahnya: beberapa pertanyaan yang sangat realistis.

ETH bertahan di atas 2700, SOL baru saja menembus 120, dan DOGE melonjak 11% dalam sehari. Tapi portofolio shitcoin kamu sudah rebound sampai berapa?

Dana ETF masih terus masuk—arus bersih harian ETF spot Bitcoin sekitar 1 miliar dolar AS, sementara ETF Ethereum menyerap 414 juta dolar AS dalam dua hari. Tapi uang ini sebagian besar masuk ke BTC dan ETH, bukan ke koin-koin kecil.

Nah, ini bagian yang paling menyakitkan: ketika indikator “musim shitcoin” menyala, itu tidak berarti setiap shitcoin pasti ikut naik. Tren seperti 2021—yang hanya beli shitcoin apa pun bisa langsung dobel—mungkin kali ini bahkan tidak akan terjadi. Dana berputar ke shitcoin berkapitalisasi besar—ETH, SOL, XRP, BNB, dan sejenisnya—bukan melebar ke “shitcoin di dalam shitcoin”.

Coba bahas di kolom komentar struktur kepemilikan kamu.#AI股持续上涨还有哪些投资机会 #140亿美元比特币期权周五到期