Inti dari trading adalah: mental.
Ingat ini baik-baik: jika kamu melewatkan pasar, lalu kamu merasa bitcoin sudah naik terlalu tinggi, kemudian kamu mengira harga akan turun, lalu kamu langsung melakukan short (jual). Jangan lakukan seperti itu.
Karena kalau kamu melakukannya, kamu akan sangat tersiksa. Pasar akan mengajarimu, “mengobati” semua sikap tidak mau kalah. Kamu akan berada dalam situasi yang buruk: bukan hanya tidak ikut naik (ketinggalan kenaikan), tetapi juga terjebak sampai bisa di-liquidasi (margin call dan berpotensi bangkrut). Ini pukulan ganda.
Pernahkah kamu menyadari bahwa trading sebenarnya adalah soal memperdagangkan mental? Kalau kamu melakukan short melawan tren, kamu akan terpancing emosi. Semakin membuka posisi, semakin besar; semakin besar, semakin rugi. Sampai akhirnya harga benar-benar sudah mencapai puncaknya, modal juga habis, dan kamu tidak punya uang lagi untuk membuka posisi. Mentalmu akan hancur total. Kamu seharusnya menunggu—ada banyak kesempatan. Kalau kali ini kamu ketinggalan (pass), tunggu kesempatan berikutnya.
Ini bukan berarti tidak boleh short. Kapan boleh melakukan short? Yaitu ketika kamu punya banyak aset spot. Saat harga sudah naik tinggi seperti sekarang, kamu bisa menjual sebagian aset spot atau bahkan tidak menjual, lalu kamu buka posisi kecil untuk melakukan short. Ini disebut hedging (lindung nilai). Dengan cara ini, kamu sama sekali tidak punya tekanan psikologis.
Karena kalau harga naik, memang posisi short-mu bisa rugi, tapi aset spot dalam jumlah besar menghasilkan keuntungan. Bahkan sekalipun terjadi liquidasi, tidak apa-apa. Lalu kalau harga turun? Posisi short menghasilkan profit; aset spot memang rugi, tetapi kamu bisa memakai keuntungan dari short untuk bottom picking (membeli di harga terendah) dan mendapatkan aset spot lebih banyak. Pada akhirnya, aset spot juga akan kembali naik, cepat atau lambat.
Jadi kamu sama sekali tidak tertekan, mentalmu sangat tenang. Maka sistem tradingmu juga akan semakin sempurna.
Ingat ini baik-baik: jika kamu melewatkan pasar, lalu kamu merasa bitcoin sudah naik terlalu tinggi, kemudian kamu mengira harga akan turun, lalu kamu langsung melakukan short (jual). Jangan lakukan seperti itu.
Karena kalau kamu melakukannya, kamu akan sangat tersiksa. Pasar akan mengajarimu, “mengobati” semua sikap tidak mau kalah. Kamu akan berada dalam situasi yang buruk: bukan hanya tidak ikut naik (ketinggalan kenaikan), tetapi juga terjebak sampai bisa di-liquidasi (margin call dan berpotensi bangkrut). Ini pukulan ganda.
Pernahkah kamu menyadari bahwa trading sebenarnya adalah soal memperdagangkan mental? Kalau kamu melakukan short melawan tren, kamu akan terpancing emosi. Semakin membuka posisi, semakin besar; semakin besar, semakin rugi. Sampai akhirnya harga benar-benar sudah mencapai puncaknya, modal juga habis, dan kamu tidak punya uang lagi untuk membuka posisi. Mentalmu akan hancur total. Kamu seharusnya menunggu—ada banyak kesempatan. Kalau kali ini kamu ketinggalan (pass), tunggu kesempatan berikutnya.
Ini bukan berarti tidak boleh short. Kapan boleh melakukan short? Yaitu ketika kamu punya banyak aset spot. Saat harga sudah naik tinggi seperti sekarang, kamu bisa menjual sebagian aset spot atau bahkan tidak menjual, lalu kamu buka posisi kecil untuk melakukan short. Ini disebut hedging (lindung nilai). Dengan cara ini, kamu sama sekali tidak punya tekanan psikologis.
Karena kalau harga naik, memang posisi short-mu bisa rugi, tapi aset spot dalam jumlah besar menghasilkan keuntungan. Bahkan sekalipun terjadi liquidasi, tidak apa-apa. Lalu kalau harga turun? Posisi short menghasilkan profit; aset spot memang rugi, tetapi kamu bisa memakai keuntungan dari short untuk bottom picking (membeli di harga terendah) dan mendapatkan aset spot lebih banyak. Pada akhirnya, aset spot juga akan kembali naik, cepat atau lambat.
Jadi kamu sama sekali tidak tertekan, mentalmu sangat tenang. Maka sistem tradingmu juga akan semakin sempurna.