Pada 22/9, Binance mengumumkan investasi sebesar 100 juta USD ke Circle, penerbit USDC, sekaligus menandatangani perjanjian perdagangan baru yang berlaku selama 5 tahun.

Kesepakatan senilai 100 juta USD ini tidak sekadar kabar keuangan. Ini menandai pergeseran strategi: bursa tidak lagi menjadi pihak netral yang berdiri di tengah, melainkan secara resmi menjadi distributor yang memiliki kepentingan langsung dari perkembangan stablecoin.

Jalinan kerja sama selama 5 tahun ini menandai langkah yang jauh lebih cerdas: Binance baru saja mengubah USDC menjadi mesin penghasil uang pasif untuk dirinya sendiri.

Theo kesepakatan, Binance akan melakukan integrasi mendalam USDC ke dalam ekosistemnya, sementara Circle menangani bagian infrastruktur penyimpanan. Sebagai imbalannya, setiap bulan Circle akan membayar Binance sebuah biaya berdasarkan jumlah USDC yang dimiliki pengguna. Ini berarti Binance mulai mendapat bagian dari sumber keuntungan besar yang diperoleh Circle—yang terutama berasal dari bunga obligasi pemerintah AS yang digunakan sebagai jaminan untuk USDC.

Arus dana ini mengubah sepenuhnya hakikat permainan. Sebelumnya, bursa hidup terutama dari biaya transaksi jual-beli dari pengguna, tetapi sekarang Binance mendapat keuntungan finansial langsung setiap kali jumlah USDC di bursa meningkat. Langkah ini akan menciptakan tekanan yang sangat besar bagi Tether (USDT). Meskipun USDT saat ini unggul dalam likuiditas, dorongan Binance yang proaktif memberi insentif dan menggenjot USDC akan membuat pangsa pasar USDT terancam secara signifikan.

Dalam jangka panjang, Circle mendapatkan kanal distribusi pengguna terbesar di dunia, sementara Binance memperoleh sumber pendapatan yang stabil tanpa harus khawatir dengan pasar yang lesu atau penurunan volume transaksi. Ke depan, cukup lihat apakah jumlah USDC yang dimiliki pengguna di Binance naik atau turun untuk langsung mengetahui seberapa efektif transaksi ini sebenarnya.

$BNB

$USDC

$CRCLB