Sebuah hadiah bitcoin dienkripsi ke dalam DNA manusia

DNA, penyusun dasar dan fondasi kehidupan itu sendiri, dapat menyimpan data komputer dengan menerjemahkan informasi menjadi rangkaian empat huruf kimia penyusunnya.

Pada Januari 2015, ahli genetika Nick Goldman membagikan tabung DNA sintetis di Davos. File-file yang dikodekan tersebut mencakup private key untuk 1 bitcoin.

Para peserta diberi waktu tiga tahun untuk menyusun urutan DNA dan memulihkannya. Mahasiswa doktoral Belgia Sander Wuyts menyelesaikan tantangan itu tak lama sebelum batas waktu Januari 2018.

Percobaan pertamanya gagal karena adanya satu baris yang keliru dalam program dekripsinya, tetapi setelah menghapusnya, file-file dan kunci yang bisa dipakai pun berhasil diperoleh.