Visa diberikan berdasarkan Perjanjian Kantor Pusat PBB (1947) Pasal 11* — AS harus memberikan "dengan bebas dan tanpa penundaan" — Kemenlu AS, 18 Sep: *"delegasi inti" = Presiden Pezeshkian + Menlu Abbas Araghchi + staf penting* — lebih kecil dibanding tahun lalu$MUBARAK $KERNEL $WIF
- *Pembatasan:* terbatas pada *area pertemuan PBB*, *dilarang membeli barang mewah* (tahun lalu bahkan larangan Costco), *pengawasan ketat*, *batasan perjalanan*
- *Penolakan visa:* AS *menolak visa untuk beberapa anggota yang lebih luas termasuk tim komunikasi* — IRNA menyebutnya "langkah permusuhan yang belum pernah terjadi"
- *Araghchi sudah berangkat:* berangkat dari Iran pada Minggu malam 21 Sep via *singgah di Qatar* (perantara untuk Hormuz)
- *Pidato Pezeshkian: Rabu pagi 24 Sep* (bukan hari ini 22 Sep) — ABP Live / Hindustan Times / Washington Examiner semuanya menyebut *Rabu* — ia pejabat Iran tertinggi di AS sejak perang dimulai *28 Feb*
- *Mode keputusan Trump:* laporan Times 19 Sep: Trump mengatakan kepada Axios *"Saya punya keputusan besar yang akan datang. Apakah saya mau masuk dan memusnahkan mereka atau tidak?"* — *3 opsi diuraikan*, pertemuan dibiarkan terbuka sesuai garis Anda
- *Latar belakang:* *Penawaran Hormuz 7 hari via Kyodo* (bersyarat pada AS melonggarkan blokade), *PBB menemukan alasan yang wajar atas kejahatan perang AS* menyerang sekolah Februari (160+ tewas), *serangan pipa minyak Saudi* oleh Houthi masih berlangsung.
*BERITA TERBARU 🚨 Pezeshkian Iran dalam perjalanan ke NY — berpidato Rabu pagi di Sidang Umum PBB 🗽 Visa diberikan 18 Sep berdasarkan Perjanjian Kantor Pusat PBB tapi dibatasi — pergerakan dibatasi, larangan barang mewah, pengawasan — Menlu Araghchi via Qatar sekarang — Axios Trump: "keputusan besar... memusnahkan mereka atau tidak?" — tawaran Hormuz 7 hari ada di meja 🤝*#AIStocksWhatNext #TokenizedStockPlatformsCouldLaunchNextQuarter #StrategyAdds950Bitcoin