$BTC
Jawaban,
Antara penutupan US semalam dan pembukaan Asia terbentuk pola penurunan dengan wick di bagian atas, lalu harga turun.
Perlu diperhatikan (!) area yang ditandai dengan garis merah di grafik tidak akan mengalami breakdown sebelum garis tersebut tidak berhasil ditembus/dipecahkan ke atas.
Garis pertama 64K-70.500.
Garis kedua 76.300-81.300.
Garis ketiga 81.300-84.600.
Ini adalah candle hijau yang bervolume besar dan panjang. Di grafik 1M, volume candle tunggal bisa terlihat. Dengan batas-batas ini, kita tidak bisa mengatakan bahwa penurunan terjadi tanpa pemecahan volume. Di ketiga pergerakan tersebut, candle-kandle ini juga tidak berhasil dipatahkan ke bawah (!)
Hindari transaksi yang tidak terencana, memakai modal besar, dan leverage tinggi. Yang lebih penting lagi, transaksi tidak bisa dibuka tanpa volume (!)
Bagaimana breakdown seharusnya terjadi?
Kita harus melihat candle merah berturut-turut yang bervolume. Bersamaan dengan candle tersebut, harga harus bergerak turun dengan kuat. Re-test ke atas harus lemah dan gagal. Saat ini, candle merah dalam mode “haruskah turun atau tidak” bisa menyebabkan short squeeze dan likuidasi.
Market maker menggunakan order book sebagai jebakan. Order jual di bagian atas terdiri dari order-order palsu pada level yang serius (spoof). Saat harga bergerak naik, mereka menggesernya makin ke atas. Pada order di bagian bawah, bisa ada pola serupa.
Untuk breakdown, candle hijau panjang yang berada di area 81.300-85.300 harus “dilelehkan” oleh volume lalu dilanjutkan ke bawah. Tanpa candle itu ditelan (dihabiskan), kita tidak bisa membicarakan penurunan yang benar.
Penurunan terbatas: tutup posisi-ambil keuntungan. Long yang masuk terlambat bisa menghaluskan/memperlambat penurunan; lalu ada siklus dengan memicu order long dari bawah—bergerak ke atas—ambil keuntungan—dan berlanjut.
Pertanyaan dijawab, bukan nasihat investasi (!)
#xau #eth #sol #xrp #sui
Jawaban,
Antara penutupan US semalam dan pembukaan Asia terbentuk pola penurunan dengan wick di bagian atas, lalu harga turun.
Perlu diperhatikan (!) area yang ditandai dengan garis merah di grafik tidak akan mengalami breakdown sebelum garis tersebut tidak berhasil ditembus/dipecahkan ke atas.
Garis pertama 64K-70.500.
Garis kedua 76.300-81.300.
Garis ketiga 81.300-84.600.
Ini adalah candle hijau yang bervolume besar dan panjang. Di grafik 1M, volume candle tunggal bisa terlihat. Dengan batas-batas ini, kita tidak bisa mengatakan bahwa penurunan terjadi tanpa pemecahan volume. Di ketiga pergerakan tersebut, candle-kandle ini juga tidak berhasil dipatahkan ke bawah (!)
Hindari transaksi yang tidak terencana, memakai modal besar, dan leverage tinggi. Yang lebih penting lagi, transaksi tidak bisa dibuka tanpa volume (!)
Bagaimana breakdown seharusnya terjadi?
Kita harus melihat candle merah berturut-turut yang bervolume. Bersamaan dengan candle tersebut, harga harus bergerak turun dengan kuat. Re-test ke atas harus lemah dan gagal. Saat ini, candle merah dalam mode “haruskah turun atau tidak” bisa menyebabkan short squeeze dan likuidasi.
Market maker menggunakan order book sebagai jebakan. Order jual di bagian atas terdiri dari order-order palsu pada level yang serius (spoof). Saat harga bergerak naik, mereka menggesernya makin ke atas. Pada order di bagian bawah, bisa ada pola serupa.
Untuk breakdown, candle hijau panjang yang berada di area 81.300-85.300 harus “dilelehkan” oleh volume lalu dilanjutkan ke bawah. Tanpa candle itu ditelan (dihabiskan), kita tidak bisa membicarakan penurunan yang benar.
Penurunan terbatas: tutup posisi-ambil keuntungan. Long yang masuk terlambat bisa menghaluskan/memperlambat penurunan; lalu ada siklus dengan memicu order long dari bawah—bergerak ke atas—ambil keuntungan—dan berlanjut.
Pertanyaan dijawab, bukan nasihat investasi (!)
#xau #eth #sol #xrp #sui
