Arah sudah benar sampai bisa meledak (stop out)?
Ada yang bilang ke saya: “Kak, arahnya sudah benar, posisi ditahan empat hari. Dana biaya pendanaan (funding) diambil 1000 U, ujungnya stop out (meledak).
Begitu close posisi, baru ‘terbang’.” Saya cuma jawab satu kalimat:
Kamu bukan salah di pergerakan harga, tapi salah di aturan.
Banyak orang trading kontrak hanya fokus naik-turun, tidak melihat ketentuan platform.
Hari ini saya jelaskan tiga jebakan.
Jebakan pertama: funding fee, pelan-pelan mengurasmu.
Kamu merasa tidak rugi karena harga di layar tak bergerak? Salah.
Funding fee terjadi tiga kali sehari: pukul 8, 16, dan 24.
Kalau kamu salah pihak, kamu harus terus bayar.
Kalau funding rate positif, pihak long membayar ke pihak short.
Kalau funding rate negatif, pihak short membayar ke pihak long.
Ada orang yang long penuh (full port) ditahan dua hari, tiap hari bayar beberapa ratus U, dan akhirnya kena stop out.
Hari berikutnya harga malah terbang—orangnya sudah tidak ada.
Ingat:
Kalau dua putaran berturut-turut funding rate melebihi 0,1%, jangan dipaksa tahan.
Sebaiknya jangan menginap (hold over night).
Kalau bisa berdiri di pihak yang menerima funding, jangan berdiri di pihak yang membayar.
Jebakan kedua: harga likuidasi (strong liquidation), bukan garis yang kamu hitung.
Banyak orang mengira leverage 10x, turun 10% baru meledak.
Nyatanya turun 5% saja sudah habis.
Platform juga akan memotong biaya likuidasi—garisnya lebih dekat daripada yang kamu bayangkan.
Jangan full send.
Kalau bisa, pakai isolated margin (逐仓) bukan cross (全仓).
Leverage di kisaran 3 sampai 5 kali.
Sediakan margin lebih banyak supaya jarak likuidasi lebih jauh.
Jebakan ketiga: leverage tinggi itu ‘pisau pembunuh’.
100x memang terlihat mengasyikkan, tapi biaya transaksi dan funding fee dihitung dari uang yang kamu pinjam.
Kalau arah benar, bisa saja untung puluhan U, tapi begitu settlement—mungkin tetap rugi.
Satu kalimat saja:
High leverage untuk trading cepat, low leverage untuk tahan lebih lama.
Bukan karena kamu tidak bisa trading, tapi karena kamu tidak paham aturan.
Bursa tidak takut kamu rugi, mereka takut kamu membaca ketentuan sampai paham.
Kalau mau tetap bisa hidup dan dapat untung, jangan berjudi pada arah dulu—pahami aturan lebih dulu.
Follow saya: tidak menjamin membawa kamu ‘terbang’, tapi bisa mengurangi banyak jebakan yang kamu injak.
Ada yang bilang ke saya: “Kak, arahnya sudah benar, posisi ditahan empat hari. Dana biaya pendanaan (funding) diambil 1000 U, ujungnya stop out (meledak).
Begitu close posisi, baru ‘terbang’.” Saya cuma jawab satu kalimat:
Kamu bukan salah di pergerakan harga, tapi salah di aturan.
Banyak orang trading kontrak hanya fokus naik-turun, tidak melihat ketentuan platform.
Hari ini saya jelaskan tiga jebakan.
Jebakan pertama: funding fee, pelan-pelan mengurasmu.
Kamu merasa tidak rugi karena harga di layar tak bergerak? Salah.
Funding fee terjadi tiga kali sehari: pukul 8, 16, dan 24.
Kalau kamu salah pihak, kamu harus terus bayar.
Kalau funding rate positif, pihak long membayar ke pihak short.
Kalau funding rate negatif, pihak short membayar ke pihak long.
Ada orang yang long penuh (full port) ditahan dua hari, tiap hari bayar beberapa ratus U, dan akhirnya kena stop out.
Hari berikutnya harga malah terbang—orangnya sudah tidak ada.
Ingat:
Kalau dua putaran berturut-turut funding rate melebihi 0,1%, jangan dipaksa tahan.
Sebaiknya jangan menginap (hold over night).
Kalau bisa berdiri di pihak yang menerima funding, jangan berdiri di pihak yang membayar.
Jebakan kedua: harga likuidasi (strong liquidation), bukan garis yang kamu hitung.
Banyak orang mengira leverage 10x, turun 10% baru meledak.
Nyatanya turun 5% saja sudah habis.
Platform juga akan memotong biaya likuidasi—garisnya lebih dekat daripada yang kamu bayangkan.
Jangan full send.
Kalau bisa, pakai isolated margin (逐仓) bukan cross (全仓).
Leverage di kisaran 3 sampai 5 kali.
Sediakan margin lebih banyak supaya jarak likuidasi lebih jauh.
Jebakan ketiga: leverage tinggi itu ‘pisau pembunuh’.
100x memang terlihat mengasyikkan, tapi biaya transaksi dan funding fee dihitung dari uang yang kamu pinjam.
Kalau arah benar, bisa saja untung puluhan U, tapi begitu settlement—mungkin tetap rugi.
Satu kalimat saja:
High leverage untuk trading cepat, low leverage untuk tahan lebih lama.
Bukan karena kamu tidak bisa trading, tapi karena kamu tidak paham aturan.
Bursa tidak takut kamu rugi, mereka takut kamu membaca ketentuan sampai paham.
Kalau mau tetap bisa hidup dan dapat untung, jangan berjudi pada arah dulu—pahami aturan lebih dulu.
Follow saya: tidak menjamin membawa kamu ‘terbang’, tapi bisa mengurangi banyak jebakan yang kamu injak.