Kanada berupaya mengubah salah satu bagian paling lambat dalam pembangunan infrastruktur skala besar: proses persetujuan.

Pada 21 September, pemerintah memperkenalkan RUU C-39, Building Canada Strong Act. Usulan utamanya adalah standar “satu proyek, satu peninjauan, satu tahun” untuk tinjauan dan keputusan proyek pemerintah federal, dengan syarat para pengusul mengajukan aplikasi yang komprehensif.

Bagian yang menarik bukan sekadar target satu tahun. Melainkan upaya membuat waktu pengaturan menjadi lebih dapat diprediksi bagi proyek yang melibatkan energi, sumber daya alam, transportasi, dan rantai pasok.

RUU ini juga mengusulkan perubahan pada kerangka ketenagakerjaan federal Kanada. Pemerintah mengatakan langkah-langkah ini dimaksudkan untuk mendorong hubungan industrial yang lebih stabil sekaligus melindungi hak-hak pekerja. Pemerintah juga mengusulkan tambahan 100 petugas kesehatan dan keselamatan serta 26 staf tambahan untuk Canada Industrial Relations Board.

Namun ada perbedaan penting: menerapkan standar peninjauan federal selama satu tahun tidak otomatis berarti setiap proyek besar akan dibangun dalam satu tahun. Cakupan proyek, konsultasi, persyaratan lingkungan, dan yurisdiksi lain masih dapat memengaruhi jadwal.

Pertanyaan implementasi itu mungkin lebih penting daripada judulnya sendiri.

Jika Kanada bisa membuat persetujuan lebih dapat diprediksi tanpa melemahkan persyaratan peninjauan dan konsultasi yang mendasarinya, kebijakan ini dapat secara nyata mengubah cara investor menilai tenggat waktu proyek. Jika tidak, target satu tahun mungkin akan tetap lebih menjadi tolok ukur administratif ketimbang pendorong percepatan pembangunan.

RUU ini kini memasuki tahap peninjauan parlemen, jadi detailnya patut dicermati.