Manajemen risiko bukan untuk memprediksi naik-turun, melainkan untuk memutuskan lebih awal “kalau salah rugi berapa”. Sebelum setiap transaksi, tuliskan alasan masuk, posisi yang menjadi tidak valid, dan kerugian maksimum yang masih bisa ditanggung, lalu hitung ulang ukuran posisi. Jangan karena yakin lalu langsung full entry, dan jangan setelah rugi lalu menambah untuk merata. Orang yang bisa bertahan dalam jangka panjang biasanya bukan selalu benar di setiap kesempatan, melainkan saat salah pun mereka merugi dengan jumlah yang cukup kecil.