Di hadapan AI, manusia seharusnya menginjak gas, atau menginjak rem❓

AI sedang mengubah dunia dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ada yang berpandangan bahwa kemajuan teknologi itu sendiri adalah proses manusia terus menerobos batas. Kita tidak seharusnya berhenti hanya karena hal yang belum diketahui. Apa yang disebut kemajuan adalah langkah demi langkah mewujudkan utopia-utopia yang dulu hanya ada dalam angan.

Namun ada juga yang berpendapat bahwa perkembangan AI membutuhkan pemikiran yang lebih hati-hati. Pertanyaan yang benar-benar penting bukan hanya apa yang bisa dilakukan AI, melainkan ke arah mana manusia ingin AI akhirnya berkembang.
Edisi ini mengundang dua kreator yang telah lama menaruh perhatian pada AI dan perkembangan teknologi, untuk menggelar perbincangan adu pandangan seputar “Di era AI, bagaimana seharusnya manusia memilih”.

🔵 Pro: @Sacccc |AI penganut percepatan
“Yang disebut kehidupan berbasis silikon adalah kelanjutan dari otak kehidupan berbasis karbon.”
🔴 Kontra: @Sleepy |AI penganut kehati-hatian
“Yang disebut kemajuan adalah mewujudkan beberapa utopia.”

Dua narasumber akan mengaitkan perkembangan AI, evolusi teknologi, serta pemikiran manusia tentang masa depan untuk membagikan penilaian masing-masing mereka terhadap era AI.

📅 Selasa pekan ini 17:00 (UTC+8)
📍 Saksikan siaran langsung debat di #Binance Square

Menurutmu, saat menghadapi AI, manusia seharusnya menginjak gas, atau menginjak rem?👇