【Harga Solar AS Pertama Kali Menembus 6,5 Dolar, Inflasi Mau Menyala Lagi?🔥⛽】
Grup: 📲 加入X先生的粉丝群聊
Solar Amerika, untuk pertama kalinya dijual sampai 6,5 dolar per galon. Nozzle paling biasa, yang dulu-dulu, justru duluan meledak.
Setahun lalu masih di kisaran 3,8 dolar. Secara year-on-year naik hampir tujuh puluh persen, ini bukan angka kecil.
Solar tidak dipakai buat mobil. Ia menyuplai truk, kereta api, traktor, dan kapal nelayan.
Lebih dari sepertiga barang AS diangkut lewat truk di jalan raya. Ketika solar jadi mahal, biaya logistik ikut naik.
Kawasan Timur Tengah masih berperang. Jalur minyak global makin ketat, stok tidak bisa dikejar.
Keuntungan kilang langsung melonjak. Selisih nilai pemrosesan solar menembus level tertinggi beberapa tahun.
Yang makin merepotkan, musim dingin sebentar lagi datang. Minyak pemanas dan solar berebut bahan baku yang sama.
Beban angkut dulu naik. Harga di rak supermarket baru menyusul belakangan.
Para pemilik lahan pertanian pun ikut mengeluh. Saat musim panen mau dipakai, biaya langsung melonjak.
The Fed minggu lalu baru menaikkan suku bunga 25 basis poin. Di mulut bilang menunggu data, tapi datanya tidak mendukung.
Kashkari angkat bicara. Inflasi masih terlalu tinggi, tidak cuma soal harga minyak.
Dia menambahkan, lapangan kerja masih stabil, ekonomi cukup tangguh. Kedengarannya seperti tidak berniat melepas kendali.
Pasar sudah paham. Ekspektasi kenaikan suku bunga berikutnya pun makin ditarik ke atas.
Bagi dunia kripto, garis ini terlalu familiar. Kalau suku bunga tidak turun, valuasi tidak bisa terangkat.
Bitcoin masih berayun di atas 80.000 dolar. Tidak jatuh, tapi juga belum keluar dari jalurnya sendiri.
Ada yang menjadikan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Tapi sekarang, ia masih ikut bergetar bersama aset berisiko.
Emas lebih dulu bertahan stabil. Uang untuk menghindari risiko, tetap dulu kembali ke tempat lamanya.
Berikutnya masih ada laporan inflasi yang akan keluar. Kalau angkanya lagi-lagi melampaui perkiraan, suku bunga akan makin sulit dilonggarkan.
Pemilihan paruh waktu AS tinggal di depan mata. Soal harga minyak, pemilih paling sensitif.
Gedung Putih ingin menekan harga minyak, tapi yang ada di tangan hanya sanksi dan pernyataan. Kunci katupnya ada di negara produsen minyak.
Jangan cuma menatap K-line. Solar, tarif angkutan, inflasi, dan suku bunga adalah satu rangkaian yang saling mengikat.
📌 Di hari solar pecah rekor, inflasi terlihat tidak berniat turun dari panggung.
Menurutmu, langkah berikutnya The Fed berani benar-benar menaikkan suku bunga lagi?
Grup: 📲 加入X先生的粉丝群聊
Solar Amerika, untuk pertama kalinya dijual sampai 6,5 dolar per galon. Nozzle paling biasa, yang dulu-dulu, justru duluan meledak.
Setahun lalu masih di kisaran 3,8 dolar. Secara year-on-year naik hampir tujuh puluh persen, ini bukan angka kecil.
Solar tidak dipakai buat mobil. Ia menyuplai truk, kereta api, traktor, dan kapal nelayan.
Lebih dari sepertiga barang AS diangkut lewat truk di jalan raya. Ketika solar jadi mahal, biaya logistik ikut naik.
Kawasan Timur Tengah masih berperang. Jalur minyak global makin ketat, stok tidak bisa dikejar.
Keuntungan kilang langsung melonjak. Selisih nilai pemrosesan solar menembus level tertinggi beberapa tahun.
Yang makin merepotkan, musim dingin sebentar lagi datang. Minyak pemanas dan solar berebut bahan baku yang sama.
Beban angkut dulu naik. Harga di rak supermarket baru menyusul belakangan.
Para pemilik lahan pertanian pun ikut mengeluh. Saat musim panen mau dipakai, biaya langsung melonjak.
The Fed minggu lalu baru menaikkan suku bunga 25 basis poin. Di mulut bilang menunggu data, tapi datanya tidak mendukung.
Kashkari angkat bicara. Inflasi masih terlalu tinggi, tidak cuma soal harga minyak.
Dia menambahkan, lapangan kerja masih stabil, ekonomi cukup tangguh. Kedengarannya seperti tidak berniat melepas kendali.
Pasar sudah paham. Ekspektasi kenaikan suku bunga berikutnya pun makin ditarik ke atas.
Bagi dunia kripto, garis ini terlalu familiar. Kalau suku bunga tidak turun, valuasi tidak bisa terangkat.
Bitcoin masih berayun di atas 80.000 dolar. Tidak jatuh, tapi juga belum keluar dari jalurnya sendiri.
Ada yang menjadikan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Tapi sekarang, ia masih ikut bergetar bersama aset berisiko.
Emas lebih dulu bertahan stabil. Uang untuk menghindari risiko, tetap dulu kembali ke tempat lamanya.
Berikutnya masih ada laporan inflasi yang akan keluar. Kalau angkanya lagi-lagi melampaui perkiraan, suku bunga akan makin sulit dilonggarkan.
Pemilihan paruh waktu AS tinggal di depan mata. Soal harga minyak, pemilih paling sensitif.
Gedung Putih ingin menekan harga minyak, tapi yang ada di tangan hanya sanksi dan pernyataan. Kunci katupnya ada di negara produsen minyak.
Jangan cuma menatap K-line. Solar, tarif angkutan, inflasi, dan suku bunga adalah satu rangkaian yang saling mengikat.
📌 Di hari solar pecah rekor, inflasi terlihat tidak berniat turun dari panggung.
Menurutmu, langkah berikutnya The Fed berani benar-benar menaikkan suku bunga lagi?
