Mayoritas orang merasa 80.000 adalah titik dasar yang kokoh, dan setelah BTC mengumpulkan tenaga, harganya akan kembali menembus 100.000. Tapi justru menurutku, dalam waktu dekat, belum tentu 80.000 bisa bertahan.

Tiga alasannya:

1️⃣ Volume transaksi terus menyusut. Hari ini, volume transaksi 24 jam hanya 12.000 BTC. Pantulan dengan volume mengecil seperti ini menunjukkan keyakinan kubu bullish yang kurang—tidak ada dorongan nyata dari uang sungguhan.

2️⃣ Rentang 80.000–82.000 adalah area akumulasi transaksi padat dari fase sebelumnya, dengan begitu banyak posisi yang terjebak. Setiap kali menyentuh area ini, akan muncul tekanan jual untuk keluar dari keterikatan (cut loss) dalam jumlah besar. Untuk benar-benar menembus, butuh order beli yang jauh lebih besar daripada saat ini.

3️⃣ Ketidakpastian dari kondisi makro masih ada. Jalur kebijakan The Fed masih belum jelas, sehingga dana lebih cenderung menunggu daripada melakukan aksi borong saat harga turun. Tanpa dukungan likuiditas, level “penopang” pada dasarnya hanya angka psikologis.

Bukan bermaksud pesimis, tapi sebutan “titik dasar yang kokoh” itu sendiri sebenarnya berbahaya. Pasar tak pernah benar-benar aman hanya karena semua orang merasa aman.

Kamu setuju? Ceritakan alasanmu.$BTC #观点 #蓝桉VS释怀鸟