, dan ditutup pada 4378,23 dolar per ounce, dengan kenaikan mingguan sebesar 0,64%. Hal itu terjadi setelah penurunan tajam menyusul keputusan Federal Reserve pada hari Rabu untuk menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi kisaran (3,75%–4,00%).

### Alasan pemulihan (bukan karena pernyataan yang bersifat menenangkan dari Federal Reserve):

- Harga minyak turun untuk hari ketiga berturut-turut (karena arahan ekspor melalui Oman, peningkatan arus dari China, dan pertumbuhan stok).

- Turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun di bawah level 5%.

- Melemahnya dolar AS akibat hilangnya penggerak-penggerak ini.

Emas ditutup pada Jumat di level 4378 dolar (+36,54 dolar atau +0,84%), setelah bergerak di kisaran 4334 hingga 4399 dolar.

### Analisis teknikal menurut artikel:

- Tren struktural masih menurun, tetapi momentum jangka pendek berubah menjadi positif.

- Harga berada di atas rata-rata pergerakan 50 hari (4288,76 dolar), setelah dukungan kuat pada level dasar sementara 4235,17 dolar.

- Zona fokus saat ini: 4373–4405 dolar (koreksi teknis dari puncak 4510).

- Ketahanan di atas 4405,59 membuka jalan menuju 4466–4520, lalu rata-rata pergerakan 200 hari di 4541 (tanda pembalikan bullish yang lebih jelas).

- Kehilangan 4373 mengembalikan kendali kepada pihak penjual, dengan dukungan berikutnya di 4319 lalu 4288 kemudian 4235.

Artikel tersebut menilai bahwa dampak kenaikan suku bunga hanya bersifat sementara (hanya satu sesi), bahwa pusat-pusat penjualan lebih bersifat spekulatif daripada investasi yang mapan, dan bahwa kelanjutan kenaikan bergantung pada pengekangan harga minyak.

@Binance Square Official

#XAUUSD