【700 juta keping Bitcoin terlihat telanjang di internet, komputer kuantum mengincar?⚛️】

Grup chat: 📲 加入X先生的粉丝群聊

Ada lembaga yang memindai lebih dari sepuluh juta alamat. Mereka menemukan sekitar 7 juta keping Bitcoin terekspos. Kurang lebih sepertiga dari jumlah yang beredar.

Apa maksudnya “terekspos”? Kunci publik dari koin-koin ini sudah terbuka. Jika komputer kuantum cukup kuat, koin tersebut bisa langsung dipindahkan.

Alasan kenapa semuanya terbuka sungguh menyakitkan. Selama sebuah alamat dipakai berulang minimal sekali, kunci publiknya akan selamanya tertinggal di blockchain.

Dari sisi kategori besar, sekitar 4,99 juta koin memakai alamat berulang. Sekitar 1,72 juta berasal dari format alamat generasi awal. Bahkan format yang relatif lebih baru pun masih ada sekitar 198 ribu keping.

Ada yang akan bilang, komputer kuantum masih belum ada. Anggapan itu benar. Tapi seberapa cepat “belum”-nya, tidak ada yang bisa memastikan.

Ada lembaga yang memberikan jadwal. Perkiraan paling cepat menyebut tahun 2030. Di antaranya adalah 2033, sedangkan yang paling lambat bisa sampai 2042.

Selisih sebelas tahun sebesar itu menunjukkan prediksinya masih sangat kasar. Tak ada yang tahu kapan hari itu benar-benar datang.

Pengembang sedang mengusulkan sebuah solusi. Namanya BIP-360, yaitu menggunakan alamat baru dengan cara menyembunyikan kunci publik sampai “bunganya dibuka”.

Ini adalah soft fork, secara teori tidak perlu membongkar rantai blockchain. Kedengarannya elegan. Tapi masalah sesungguhnya ada di bagian berikutnya.

Koin tidak akan pindah sendiri. Jika alamat lama dibiarkan begitu saja, koin itu akan terus terekspos. Pengguna sendirilah yang harus memindahkan koin tersebut.

Pernah ada usulan migrasi paksa. Bahkan sempat terpikir untuk membekukan koin yang tidak bergerak. Namun itu berbenturan dengan aturan lama Bitcoin.

Siapa punya koin, dialah yang memutuskan. Garis batas ini tak mau disentuh siapa pun. Maka kontroversinya terus macet di sini.

Dompet dingin juga punya jebakan. Lembaga kustodian biasanya terbiasa mengulang alamat pengisian (deposit). Menggabungkan saldo kecil justru malah membuat kunci publik lebih banyak terekspos.

Sebaliknya, kondisi hardware saat ini jauh tertinggal. Jumlah kubit dan tingkat kesalahan belum cukup. Terburu-buru mengganti pun justru berisiko.

Yang bisa dilakukan orang biasa sebenarnya sederhana. Jangan pakai satu alamat sampai habis. Kalau memungkinkan, ganti ke format alamat yang baru.

📌 Koin tidak akan pindah sendiri; keamanannya bergantung pada tindakanmu.

Bitcoin yang kamu pegang, alamatnya sudah dipakai berulang berapa kali?