🚨 Ledger XRP Akan Segera Mendapat Pembaruan Besar. Kasus Penggunaan Wall Street Sudah Menantinya.
Ripple mengatakan manajer aset dan proyek komersial sedang bersiap untuk menggunakan peningkatan Batch V1.1 yang akan datang di XRP Ledger, yang dapat aktif sekitar 29 September jika dukungan validator tetap berada di atas ambang batas yang diperlukan.
Pembaruan ini memungkinkan hingga delapan transaksi tertaut diselesaikan sebagai satu operasi.
Jika satu transaksi gagal, seluruh batch ikut gagal. Desain “all-or-nothing” itu sangat berguna untuk pengiriman-versus-pembayaran, di mana aset dan pembayarannya perlu bergerak bersama.
Di sinilah dampak pasar menjadi menarik.
Ini bukan sekadar fitur pembayaran yang lebih cepat. Ini bisa membuat XRP Ledger lebih berguna untuk sekuritas ters tokenisasi, perdagangan institusional, bursa, dan aplikasi keuangan lainnya yang membutuhkan penyelesaian yang tersinkronisasi.
Ripple mengatakan proyek komersial sudah dibangun dengan mempertimbangkan Batch, meskipun mitra spesifik dan perkiraan waktu peluncurannya belum diungkapkan.
Ada juga sudut pandang keamanan yang penting.
Implementasi Batch sebelumnya ditarik setelah peneliti menemukan celah validasi tanda tangan yang kritis. RippleX membangun ulang fitur tersebut dan menjalani tinjauan keamanan tambahan sebelum mengembalikannya untuk persetujuan validator.
Inti yang lebih besar: jika manajer aset benar-benar menerapkan Batch V1.1 ke produksi, XRPL bisa bergerak lebih dekat untuk menjadi infrastruktur pasar keuangan—bukan hanya sekadar blockchain lain untuk pembayaran. 👀
Itu membuat 29 September menjadi tanggal yang patut dipantau.
Ripple mengatakan manajer aset dan proyek komersial sedang bersiap untuk menggunakan peningkatan Batch V1.1 yang akan datang di XRP Ledger, yang dapat aktif sekitar 29 September jika dukungan validator tetap berada di atas ambang batas yang diperlukan.
Pembaruan ini memungkinkan hingga delapan transaksi tertaut diselesaikan sebagai satu operasi.
Jika satu transaksi gagal, seluruh batch ikut gagal. Desain “all-or-nothing” itu sangat berguna untuk pengiriman-versus-pembayaran, di mana aset dan pembayarannya perlu bergerak bersama.
Di sinilah dampak pasar menjadi menarik.
Ini bukan sekadar fitur pembayaran yang lebih cepat. Ini bisa membuat XRP Ledger lebih berguna untuk sekuritas ters tokenisasi, perdagangan institusional, bursa, dan aplikasi keuangan lainnya yang membutuhkan penyelesaian yang tersinkronisasi.
Ripple mengatakan proyek komersial sudah dibangun dengan mempertimbangkan Batch, meskipun mitra spesifik dan perkiraan waktu peluncurannya belum diungkapkan.
Ada juga sudut pandang keamanan yang penting.
Implementasi Batch sebelumnya ditarik setelah peneliti menemukan celah validasi tanda tangan yang kritis. RippleX membangun ulang fitur tersebut dan menjalani tinjauan keamanan tambahan sebelum mengembalikannya untuk persetujuan validator.
Inti yang lebih besar: jika manajer aset benar-benar menerapkan Batch V1.1 ke produksi, XRPL bisa bergerak lebih dekat untuk menjadi infrastruktur pasar keuangan—bukan hanya sekadar blockchain lain untuk pembayaran. 👀
Itu membuat 29 September menjadi tanggal yang patut dipantau.