Keyakinan sejati, bukanlah sesuatu yang meledak-ledak sesaat.
Ketika seseorang,
ketika ia benar-benar yakin bahwa ia akan berhasil,
Batinya bukanlah sesuatu yang membara dan penuh kegairahan,
melainkan sebuah rasa kepastian yang nyaris tenang.
Perasaan seperti ini,
lebih seperti orang yang sudah melihat garis akhir,
melangkah dengan tertib dan teratur,
ia tetap akan berusaha,
bahkan bisa menimbulkan kecemasan,
dan tetap akan menghadapi rintangan,
namun emosi-emosi itu,
tidak akan mengubah penilaiannya tentang hasil.
bagi dia,
bukan “harapan bahwa sesuatu akan terjadi”,
bukan “fakta yang pada akhirnya pasti akan terwujud.”
justru karena rasa pasti ini,
hanya saat mengambil keputusan, ia akan menjadi lebih tegas,
lebih sabar menghadapi kesulitan,