【Bos babi anjing tidak seperti itu】
Saat ini,
Tiongkok!
Dengan satu kata untuk menggambarkan pekerja, orang menyebutnya “sapi kuda” (niú mǎ),
Dengan satu kata untuk menggambarkan atasan, orang menyebutnya “babi anjing”!
Baru saja saya juga menelepon seorang atasan,
Begitu telepon selesai,
Saya tak bisa tidak menghela napas:
Sekarang para atasan itu tidak sebanding dengan babi anjing!
Kantor teman yang menelepon tadi,
mungkin lagi-lagi akan dikunci oleh pihak pengelola properti,
Dia sudah masuk daftar hitam bank,
Dia menunggak kepada orang,
menunggak kepada pemasok,
menunggak kepada para pekerja,
menunggak kepada pelanggan,
bahkan orang tuanya pun tidak dia lepaskan......
Orang tua menghela napas,
Istri mengeluh,
anak menunduk,
......
Dia hanya bisa diam menghadapinya!
Pemasok yang datang menagih menargetkan dia,
diapun menahan amarah!
Permintaan pelanggan yang tidak masuk akal,
diapun menerimanya dengan diam!
Para pekerja ribut mau pergi,
di malah tidak berani memecat,
Bukan karena dia tidak mau,
hanya saja kantongnya tidak mengizinkan!
Petugas dari kantor kelurahan datang mengecek pemadam kebakaran,
diapun membuntuti dengan ekor di antara kaki,
seolah seperti seorang cucu,
selain mengangguk-angguk merendahkan diri,
ya mengangguk-angguk merendahkan diri!
......
Namun yang seperti “babi anjing tidak seperti itu”,
masih menggertakkan gigi dan tetap bertahan,
masih memikirkan bagaimana besok membayar gaji,
bagaimana menyerahkan barang-barang.
Ada yang bilang bos gampang jadi,
padahal,
orang yang benar-benar pernah jadi,
semua tahu betapa panasnya kursi itu di pantat.
Terakhir saya ingin mengatakan kepada semua bos babi anjing yang masih bertahan di tengah badai dan hujan:
Saudara-saudaraku, jangan tumbang!
Sekarang kamu tampak serba berantakan, tertekan, seperti anak cucu,
tapi selama kamu belum jatuh,
masih ada hari untuk bangkit kembali.
Utang bisa dibayar perlahan,
orang-orang yang memaki bisa dilupakan pelan-pelan,
kesal dan derita yang kamu tanggung juga akhirnya akan berlalu.
【Bertahan!】
Tunggu sampai melewati masa ini,
kamu masih akan menjadi pria yang bisa mengangkat payung untuk keluarga,
bisa memberikan rokok kepada saudara,
dan bisa mempertaruhkan harga diri untuk dirimu sendiri.
Jadi bagaimana kalau “babi anjing”?
Selama kamu terus merangkak ke depan,
suatu hari nanti,
kamu pasti bisa merangkak keluar dari lumpur ini.
Semangat!
Bos babi anjing!
Saat ini,
Tiongkok!
Dengan satu kata untuk menggambarkan pekerja, orang menyebutnya “sapi kuda” (niú mǎ),
Dengan satu kata untuk menggambarkan atasan, orang menyebutnya “babi anjing”!
Baru saja saya juga menelepon seorang atasan,
Begitu telepon selesai,
Saya tak bisa tidak menghela napas:
Sekarang para atasan itu tidak sebanding dengan babi anjing!
Kantor teman yang menelepon tadi,
mungkin lagi-lagi akan dikunci oleh pihak pengelola properti,
Dia sudah masuk daftar hitam bank,
Dia menunggak kepada orang,
menunggak kepada pemasok,
menunggak kepada para pekerja,
menunggak kepada pelanggan,
bahkan orang tuanya pun tidak dia lepaskan......
Orang tua menghela napas,
Istri mengeluh,
anak menunduk,
......
Dia hanya bisa diam menghadapinya!
Pemasok yang datang menagih menargetkan dia,
diapun menahan amarah!
Permintaan pelanggan yang tidak masuk akal,
diapun menerimanya dengan diam!
Para pekerja ribut mau pergi,
di malah tidak berani memecat,
Bukan karena dia tidak mau,
hanya saja kantongnya tidak mengizinkan!
Petugas dari kantor kelurahan datang mengecek pemadam kebakaran,
diapun membuntuti dengan ekor di antara kaki,
seolah seperti seorang cucu,
selain mengangguk-angguk merendahkan diri,
ya mengangguk-angguk merendahkan diri!
......
Namun yang seperti “babi anjing tidak seperti itu”,
masih menggertakkan gigi dan tetap bertahan,
masih memikirkan bagaimana besok membayar gaji,
bagaimana menyerahkan barang-barang.
Ada yang bilang bos gampang jadi,
padahal,
orang yang benar-benar pernah jadi,
semua tahu betapa panasnya kursi itu di pantat.
Terakhir saya ingin mengatakan kepada semua bos babi anjing yang masih bertahan di tengah badai dan hujan:
Saudara-saudaraku, jangan tumbang!
Sekarang kamu tampak serba berantakan, tertekan, seperti anak cucu,
tapi selama kamu belum jatuh,
masih ada hari untuk bangkit kembali.
Utang bisa dibayar perlahan,
orang-orang yang memaki bisa dilupakan pelan-pelan,
kesal dan derita yang kamu tanggung juga akhirnya akan berlalu.
【Bertahan!】
Tunggu sampai melewati masa ini,
kamu masih akan menjadi pria yang bisa mengangkat payung untuk keluarga,
bisa memberikan rokok kepada saudara,
dan bisa mempertaruhkan harga diri untuk dirimu sendiri.
Jadi bagaimana kalau “babi anjing”?
Selama kamu terus merangkak ke depan,
suatu hari nanti,
kamu pasti bisa merangkak keluar dari lumpur ini.
Semangat!
Bos babi anjing!
