XRP kehilangan leverage di Binance sementara tekanan jual meningkat
Ada sesuatu yang cukup menarik terjadi di sekitar XRP. Di Binance, sebagian besar leverage yang terkumpul dalam beberapa minggu terakhir justru menghilang. Di spot, para penjual tetap memberikan tekanan. Dan pada saat yang sama, UNI, NEAR, atau HYPE tiba-tiba naik tajam. Dengan begitu, pasar kripto menunjukkan dua gambaran yang hampir berlawanan. Data yang dipublikasikan oleh Amr Taha di CryptoQuant membantu memahami gambaran pertama: pada XRP, para trader menutup posisi mereka jauh lebih cepat ketika harga sedang turun.
XRP sedang memasuki fase deleveraging, dengan trader yang menutup posisi berleverage jauh lebih cepat daripada penurunan harga.
CryptoQuant juga mencatat adanya tekanan jual yang kuat di spot, yang menandakan pergerakan ini melampaui pasar derivatif.
Pemulihan altcoin masih sangat selektif: UNI, NEAR, HYPE, atau ZEC bergerak naik berkat katalisnya masing-masing, bukan karena altseason yang benar-benar meluas.
Modal kini memiliki arena permainan baru: RWA, pasar prediksi, perpetual on-chain, serta jutaan token baru yang memecah likuiditas.
XRP mendekati golden cross tanpa jaminan reli yang berkelanjutan: historinya menunjukkan sinyal yang sering kali hanya bertahan sebentar, tetapi kadang diikuti lonjakan yang kuat dalam tiga bulan.
Trader XRP mengurangi leverage dengan kecepatan tinggi
Kita mulai dari angka-angka CryptoQuant. Pada 22 Agustus, open interest XRP di Binance berada di kisaran 323 juta dolar. Pada 17 September, tersisa hanya sekitar 219 juta. Hampir sepertiga menghilang dalam kurang dari empat minggu.
Sedangkan harga, dalam periode tersebut turun sekitar 11%.
$XRP
$RWA
$LIT
#xrp
Ada sesuatu yang cukup menarik terjadi di sekitar XRP. Di Binance, sebagian besar leverage yang terkumpul dalam beberapa minggu terakhir justru menghilang. Di spot, para penjual tetap memberikan tekanan. Dan pada saat yang sama, UNI, NEAR, atau HYPE tiba-tiba naik tajam. Dengan begitu, pasar kripto menunjukkan dua gambaran yang hampir berlawanan. Data yang dipublikasikan oleh Amr Taha di CryptoQuant membantu memahami gambaran pertama: pada XRP, para trader menutup posisi mereka jauh lebih cepat ketika harga sedang turun.
XRP sedang memasuki fase deleveraging, dengan trader yang menutup posisi berleverage jauh lebih cepat daripada penurunan harga.
CryptoQuant juga mencatat adanya tekanan jual yang kuat di spot, yang menandakan pergerakan ini melampaui pasar derivatif.
Pemulihan altcoin masih sangat selektif: UNI, NEAR, HYPE, atau ZEC bergerak naik berkat katalisnya masing-masing, bukan karena altseason yang benar-benar meluas.
Modal kini memiliki arena permainan baru: RWA, pasar prediksi, perpetual on-chain, serta jutaan token baru yang memecah likuiditas.
XRP mendekati golden cross tanpa jaminan reli yang berkelanjutan: historinya menunjukkan sinyal yang sering kali hanya bertahan sebentar, tetapi kadang diikuti lonjakan yang kuat dalam tiga bulan.
Trader XRP mengurangi leverage dengan kecepatan tinggi
Kita mulai dari angka-angka CryptoQuant. Pada 22 Agustus, open interest XRP di Binance berada di kisaran 323 juta dolar. Pada 17 September, tersisa hanya sekitar 219 juta. Hampir sepertiga menghilang dalam kurang dari empat minggu.
Sedangkan harga, dalam periode tersebut turun sekitar 11%.
$XRP
$RWA
$LIT
#xrp
