【Harga minyak menembus 102 dolar, Bitcoin justru naik 6%? 😱🔥】
Gabung grup penggemar X先生 di halaman utama 🔥
Minggu ini terjadi sesuatu yang benar-benar magis.
Senin, Trump baru saja bicara tidak akan ada perang energi antar dua negara.
Ternyata beberapa hari kemudian, sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir justru terkena serangan.
Jumat, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi satu hal.
Pembangkit nuklir di Kursk diserang drone.
Yang ditabrak adalah menara pendingin reaktor, sementara unit pembangkit masih beroperasi.
Respon Direktur Jenderal Grossi sangat tegas.
Ia mengatakan menyerang fasilitas nuklir tidak dapat diterima, berlaku untuk negara mana pun.
Kalimat itu terdengar seperti mengingatkan pihak tertentu—semua orang sudah paham.
Pembangkit ini juga bukan pertama kali jadi sasaran.
Tahun lalu, Agustus, ia sudah pernah terkena serangan—transformator meledak dan memicu kebakaran.
Tim darurat langsung dikerahkan, barulah api bisa dipadamkan.
Yang lebih penting, lokasinya berada di wilayah Rusia.
Jaraknya dari kota Kursk hanya sekitar 40 kilometer.
Selama ini menjadi sumber tenaga utama setempat, dengan kapasitas pasokan listrik yang besar.
Di pasar energi, dampaknya lebih langsung 🛢️.
WTI minyak mentah naik hampir 1%, menembus 102 dolar.
Ini sudah menjadi rekor baru untuk putaran kali ini.
Yang lebih “parah” masih akan datang.
Ada kabar bahwa Arab Saudi akan memutus pasokan ke kilang-kilang Eropa bulan depan.
Jalur Hormuz sampai sekarang belum juga pulih.
Saat minyak naik, ekspektasi inflasi ikut terdongkrak.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun kembali menembus 5%.
Tenor 2 tahun juga merangkak ke 4,75%.
The Fed baru saja menambah 25 basis poin minggu ini.
Para trader merasa itu belum cukup, mereka malah berspekulasi pengetatan berlanjut sepanjang tahun.
Probabilitasnya sudah naik sampai 44,3%.
Menurut naskah lama, aset berisiko seharusnya saat ini turun.
Dow Jones turun 200 poin, sedangkan S&P dan Nasdaq semuanya merah.
Tapi Bitcoin justru berlawanan arah—dalam sehari naik 6% 🚀.
Ia langsung menerobos level 80.000 dolar.
Dalam 24 jam, posisi short senilai 250 juta dolar dilikuidasi paksa.
Saham-saham terkait kripto sehari naik lebih dari 10% 💥.
Api geopolitik menjalar ke energi.
Api energi menjalar ke inflasi.
Tapi kali ini, Bitcoin justru bergerak naik.
📌 Minyak di atas 102, obligasi AS di atas 5%—Bitcoin malah memberi suara menolak.
Kenaikan seperti ini dengan sekumpulan kabar buruk, menurutmu bisa bertahan berapa hari? Bahas di kolom komentar.
Gabung grup penggemar X先生 di halaman utama 🔥
Minggu ini terjadi sesuatu yang benar-benar magis.
Senin, Trump baru saja bicara tidak akan ada perang energi antar dua negara.
Ternyata beberapa hari kemudian, sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir justru terkena serangan.
Jumat, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi satu hal.
Pembangkit nuklir di Kursk diserang drone.
Yang ditabrak adalah menara pendingin reaktor, sementara unit pembangkit masih beroperasi.
Respon Direktur Jenderal Grossi sangat tegas.
Ia mengatakan menyerang fasilitas nuklir tidak dapat diterima, berlaku untuk negara mana pun.
Kalimat itu terdengar seperti mengingatkan pihak tertentu—semua orang sudah paham.
Pembangkit ini juga bukan pertama kali jadi sasaran.
Tahun lalu, Agustus, ia sudah pernah terkena serangan—transformator meledak dan memicu kebakaran.
Tim darurat langsung dikerahkan, barulah api bisa dipadamkan.
Yang lebih penting, lokasinya berada di wilayah Rusia.
Jaraknya dari kota Kursk hanya sekitar 40 kilometer.
Selama ini menjadi sumber tenaga utama setempat, dengan kapasitas pasokan listrik yang besar.
Di pasar energi, dampaknya lebih langsung 🛢️.
WTI minyak mentah naik hampir 1%, menembus 102 dolar.
Ini sudah menjadi rekor baru untuk putaran kali ini.
Yang lebih “parah” masih akan datang.
Ada kabar bahwa Arab Saudi akan memutus pasokan ke kilang-kilang Eropa bulan depan.
Jalur Hormuz sampai sekarang belum juga pulih.
Saat minyak naik, ekspektasi inflasi ikut terdongkrak.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun kembali menembus 5%.
Tenor 2 tahun juga merangkak ke 4,75%.
The Fed baru saja menambah 25 basis poin minggu ini.
Para trader merasa itu belum cukup, mereka malah berspekulasi pengetatan berlanjut sepanjang tahun.
Probabilitasnya sudah naik sampai 44,3%.
Menurut naskah lama, aset berisiko seharusnya saat ini turun.
Dow Jones turun 200 poin, sedangkan S&P dan Nasdaq semuanya merah.
Tapi Bitcoin justru berlawanan arah—dalam sehari naik 6% 🚀.
Ia langsung menerobos level 80.000 dolar.
Dalam 24 jam, posisi short senilai 250 juta dolar dilikuidasi paksa.
Saham-saham terkait kripto sehari naik lebih dari 10% 💥.
Api geopolitik menjalar ke energi.
Api energi menjalar ke inflasi.
Tapi kali ini, Bitcoin justru bergerak naik.
📌 Minyak di atas 102, obligasi AS di atas 5%—Bitcoin malah memberi suara menolak.
Kenaikan seperti ini dengan sekumpulan kabar buruk, menurutmu bisa bertahan berapa hari? Bahas di kolom komentar.
