Polygon adalah pemberhentian berikutnya dalam perjalanan lintas-chain STON.fi. 🗿
Awalnya, Anda mungkin bertanya:
Mengapa Polygon?
Jawabannya adalah likuiditas dan aktivitas ekosistem.
Polygon adalah jaringan yang kompatibel dengan EVM dan terhubung erat dengan ekosistem Ethereum, dengan aktivitas di DeFi, pembayaran, stablecoin, RWAs, pasar prediksi, DEX, serta aplikasi konsumen.
Itu menciptakan peluang penting bagi pengguna TON.
Anda mungkin memiliki aset di TON, tetapi ingin mengakses sesuatu yang sedang terjadi di Polygon.
Tanpa infrastruktur lintas-chain, ini bisa berarti mencari jembatan (bridge), mengecek aset yang didukung, mengganti antarmuka, mengelola gas di jaringan lain, lalu melakukan swap lagi.
Di situlah pengalaman pengguna bisa menjadi rumit.
STON.fi berupaya menyederhanakan proses itu melalui Omniston.
Daripada membuat pengguna secara manual memikirkan routing dan likuiditas, Omniston menangani eksekusi lintas-chain di balik layar.
Anda memilih dari mana Anda berasal, menentukan ke mana Anda ingin pergi, lalu meninjau swap dan mengonfirmasi.
Gagasan yang lebih besar di sini melampaui Polygon.
TON tidak perlu ada sebagai ekosistem yang terisolasi.
Jika pengguna bisa berpindah antara TON, Polygon, dan jaringan lain yang didukung melalui antarmuka yang lebih sederhana, likuiditas dan aplikasi di berbagai ekosistem akan menjadi lebih mudah diakses.
Itulah yang membuat arah lintas-chain STON.fi menarik untuk disimak.
Ini bukan sekadar tentang menambahkan chain lain.
Ini tentang membuat berbagai ekosistem DeFi terasa lebih saling terhubung.
Satu swap. Lintas chain. ✈️
Awalnya, Anda mungkin bertanya:
Mengapa Polygon?
Jawabannya adalah likuiditas dan aktivitas ekosistem.
Polygon adalah jaringan yang kompatibel dengan EVM dan terhubung erat dengan ekosistem Ethereum, dengan aktivitas di DeFi, pembayaran, stablecoin, RWAs, pasar prediksi, DEX, serta aplikasi konsumen.
Itu menciptakan peluang penting bagi pengguna TON.
Anda mungkin memiliki aset di TON, tetapi ingin mengakses sesuatu yang sedang terjadi di Polygon.
Tanpa infrastruktur lintas-chain, ini bisa berarti mencari jembatan (bridge), mengecek aset yang didukung, mengganti antarmuka, mengelola gas di jaringan lain, lalu melakukan swap lagi.
Di situlah pengalaman pengguna bisa menjadi rumit.
STON.fi berupaya menyederhanakan proses itu melalui Omniston.
Daripada membuat pengguna secara manual memikirkan routing dan likuiditas, Omniston menangani eksekusi lintas-chain di balik layar.
Anda memilih dari mana Anda berasal, menentukan ke mana Anda ingin pergi, lalu meninjau swap dan mengonfirmasi.
Gagasan yang lebih besar di sini melampaui Polygon.
TON tidak perlu ada sebagai ekosistem yang terisolasi.
Jika pengguna bisa berpindah antara TON, Polygon, dan jaringan lain yang didukung melalui antarmuka yang lebih sederhana, likuiditas dan aplikasi di berbagai ekosistem akan menjadi lebih mudah diakses.
Itulah yang membuat arah lintas-chain STON.fi menarik untuk disimak.
Ini bukan sekadar tentang menambahkan chain lain.
Ini tentang membuat berbagai ekosistem DeFi terasa lebih saling terhubung.
Satu swap. Lintas chain. ✈️
