TATA GROUP SEDANG BERPERANG — DAN PERTEMPURANNYA BERLANGSUNG DI DALAM RUANG RAPAT.

Salah satu konglomerat bisnis paling berkuasa di India kini menghadapi perebutan kekuasaan internal yang kejam.

N. Chandrasekaran telah ditunjuk kembali sebagai Ketua Tata Sons untuk masa jabatan lima tahun lagi.

Namun Noel Tata, Ketua Tata Trusts dan figur penting dari keluarga Tata, secara terbuka menolak keputusan tersebut — dengan menyebut penunjukan ulang itu “ilegal.”

Ini BUKAN sekadar perbedaan pendapat kecil di perusahaan.

Ini adalah pertempuran memperebutkan KENDALI, MODAL, KEPEMILIKAN, dan MASA DEPAN KERAJAAN TATA.

Tata Sons berada di pusat seluruh Grup Tata — sebuah kekaisaran yang terhubung dengan Tata Consultancy Services, Air India, Jaguar Land Rover, Tata Electronics, Tata Digital, serta banyak bisnis lainnya.

Dan di sinilah semuanya menjadi buruk.

Chandrasekaran telah mendorong Tata untuk membuat taruhan besar yang padat modal:

• Air India
• Manufaktur semikonduktor
• Produksi baterai
• Tata Electronics
• Bisnis digital
• Perakitan elektronik untuk Apple

Proyek-proyek ini membutuhkan jumlah modal yang sangat besar.

Menurut angka yang dikutip CNBC, Tata Sons membutuhkan lebih dari ₹290 miliar setiap tahun untuk mendukung bisnis-bisnis yang merugi seperti Air India, Tata Digital, dan Tata Electronics.

Investasi semikonduktor yang direncanakan saja memerlukan sekitar tambahan ₹900 miliar.

Sementara itu, Tata Sons hanya menghasilkan dividen sedikit di atas ₹300 miliar.

HITUNG SENDIRI.

Kesenjangan modalnya sangat besar.

Dan itulah medan pertempuran sesungguhnya:

BAGAIMANA TATA MEMBIAYAI EKSPANSI BERIKUTNYA TANPA KEHILANGAN KENDALI ATAS KERAJAAN ITU?

Tata Trusts memiliki sekitar 66% dari Tata Sons.

Shapoorji Pallonji Group memiliki sekitar 18%.

Perusahaan-perusahaan di bawah Grup Tata memiliki sekitar 13%.

Jadi ketika Tata Sons membicarakan untuk menghimpun miliaran, ini bukan sekadar masalah akuntansi.

Ini masalah KEKUASAAN.

Pencatatan di bursa publik bisa memberi akses ke jumlah modal yang sangat besar.

Tapi itu juga bisa mengencerkan pengaruh Tata Trusts dan berpotensi mengubah struktur kepemilikan yang telah melindungi model Tata selama puluhan generasi.

#BTC $BTC