Sebuah kisah industri yang sangat menarik adalah, bahwa Intel—yang kini terkenal lewat prosesor—pada awalnya justru menguatkan posisinya di pasar dengan mengandalkan produksi chip penyimpanan. Seiring dengan penyesuaian strategi, Intel kemudian memilih untuk fokus pada jalur CPU, sehingga keluar dari pasar memori DRAM, dan juga menjual bisnis flash-nya ke SK Hynix di Korea.
Seiring berjalannya waktu, pasar yang dulu ditinggalkan Intel kini menghadapi gejolak besar. Baru-baru ini, CEO Intel, Chen Zhiwu, mengakui bahwa harga chip penyimpanan saat ini telah melonjak hingga 5 sampai 7 kali lipat. Ia sekaligus memperingatkan bahwa kondisi kelangkaan pasokan seperti ini mungkin akan menjadi semakin parah pada 2027.
Kenaikan harga yang begitu liar memberikan tekanan biaya yang sangat besar bagi perangkat elektronik konsumen. Pada saat ini, pada sebagian ponsel dan laptop kelas bawah, dalam total biaya keseluruhan produk, porsi chip penyimpanan saja sudah mencapai sekitar 75%. Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perkembangan industri.
Kekhawatiran terhadap tren kekurangan pasokan ini tidak hanya datang dari Intel. Micron dan SK Hynix—serta perusahaan-perusahaan terkait lainnya—juga mengemukakan prediksi yang sejalan. Mereka pun secara terbuka menyatakan bahwa pada 2027, kita mungkin akan menyaksikan salah satu situasi paling genting dalam sejarah manusia terkait ketegangan pasokan chip penyimpanan.
Seiring berjalannya waktu, pasar yang dulu ditinggalkan Intel kini menghadapi gejolak besar. Baru-baru ini, CEO Intel, Chen Zhiwu, mengakui bahwa harga chip penyimpanan saat ini telah melonjak hingga 5 sampai 7 kali lipat. Ia sekaligus memperingatkan bahwa kondisi kelangkaan pasokan seperti ini mungkin akan menjadi semakin parah pada 2027.
Kenaikan harga yang begitu liar memberikan tekanan biaya yang sangat besar bagi perangkat elektronik konsumen. Pada saat ini, pada sebagian ponsel dan laptop kelas bawah, dalam total biaya keseluruhan produk, porsi chip penyimpanan saja sudah mencapai sekitar 75%. Ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perkembangan industri.
Kekhawatiran terhadap tren kekurangan pasokan ini tidak hanya datang dari Intel. Micron dan SK Hynix—serta perusahaan-perusahaan terkait lainnya—juga mengemukakan prediksi yang sejalan. Mereka pun secara terbuka menyatakan bahwa pada 2027, kita mungkin akan menyaksikan salah satu situasi paling genting dalam sejarah manusia terkait ketegangan pasokan chip penyimpanan.