Berikut 3 alasan yang akan membantu kamu menyadari bahwa trading bukan untukmu.
1) Dibutuhkan kesabaran yang terlalu besar: kamu perlu tahu bahwa kemungkinan besar kamu akan menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan 1 atau 2 tahun hanya untuk belajar bagaimana pergerakan sebuah candle terjadi, atau bagaimana memahami investasi—karena betapa pentingnya semua indikator, dan terutama manajemen psikologis. Itu tidak mudah, dan faktor utamalah yang menghapus 90% dari para penggemar yang antusias di pasar ini.
2) Keuntungan sangat rendah dibandingkan apa yang kamu harapkan saat mulai. Dan maksudku begini: banyak orang masuk dengan asumsi dari video media sosial yang mengatakan bahwa dengan $10 atau $20 kamu bisa mengembangkannya menjadi $200 atau $500 dalam beberapa hari—padahal itu tidak seperti kenyataan. Prosesnya lambat, dan kamu hanya melihat keuntungan itu pada koin-koin seperti $LSK atau $LAB , karena itu pada dasarnya seperti taruhan.
3) Trading itu sangat membosankan dan kesepian. Belajar trading tidak hanya soal kemampuan dan tahu cara mencari info, tapi juga tentang menghadapi rintangan yang makin besar, yang sering kali terasa seperti melampaui orang yang menghadapinya. Aku tidak hanya membicarakan kerugian uang—aku juga membicarakan hilangnya motivasi, hilangnya arah dari tujuan-tujuanmu sendiri. Dan kalau aku lanjut, apakah aku tidak sampai selesai membaca post ini; intinya, menguasai trading tidak hanya memakan waktu seperti yang kubahas pada poin pertama, tapi juga proses yang lambat, melelahkan, dan membosankan yang pada akhirnya membuat siapa pun yang masuk dan tidak tahu apa yang akan mereka hadapi menjadi menyerah.
Hei, tapi ada satu poin terakhir—kalau kamu sampai di sini, bacalah :) 👇
Kenyataannya, trading itu analogi yang sempurna dengan kehidupan sehari-hari. Kalau kamu tidak menjadi lebih baik setiap hari, meskipun hanya 1% dibandingkan dengan dirimu kemarin, kamu tidak akan pernah maju. Jika kamu melihat yang barusan aku katakan sebagai rintangan, bukan sebagai tujuan untuk dilalui agar tidak membuat kesalahan-kesalahan ini, kemungkinan besar kamu akan tetap berada di tempatmu. Bahkan aku pun dan tidak ada siapa pun yang bisa memberitahu bagaimana seharusnya targetmu, dan sampai sejauh apa kamu mampu melangkah.
Aku tidak mengenalmu, tapi aku bertaruh bahwa bahkan kamu sendiri pun belum mengenal dirimu. Kamu mampu mencapai lebih dari yang kamu bayangkan—buktikan ;)
1) Dibutuhkan kesabaran yang terlalu besar: kamu perlu tahu bahwa kemungkinan besar kamu akan menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan 1 atau 2 tahun hanya untuk belajar bagaimana pergerakan sebuah candle terjadi, atau bagaimana memahami investasi—karena betapa pentingnya semua indikator, dan terutama manajemen psikologis. Itu tidak mudah, dan faktor utamalah yang menghapus 90% dari para penggemar yang antusias di pasar ini.
2) Keuntungan sangat rendah dibandingkan apa yang kamu harapkan saat mulai. Dan maksudku begini: banyak orang masuk dengan asumsi dari video media sosial yang mengatakan bahwa dengan $10 atau $20 kamu bisa mengembangkannya menjadi $200 atau $500 dalam beberapa hari—padahal itu tidak seperti kenyataan. Prosesnya lambat, dan kamu hanya melihat keuntungan itu pada koin-koin seperti $LSK atau $LAB , karena itu pada dasarnya seperti taruhan.
3) Trading itu sangat membosankan dan kesepian. Belajar trading tidak hanya soal kemampuan dan tahu cara mencari info, tapi juga tentang menghadapi rintangan yang makin besar, yang sering kali terasa seperti melampaui orang yang menghadapinya. Aku tidak hanya membicarakan kerugian uang—aku juga membicarakan hilangnya motivasi, hilangnya arah dari tujuan-tujuanmu sendiri. Dan kalau aku lanjut, apakah aku tidak sampai selesai membaca post ini; intinya, menguasai trading tidak hanya memakan waktu seperti yang kubahas pada poin pertama, tapi juga proses yang lambat, melelahkan, dan membosankan yang pada akhirnya membuat siapa pun yang masuk dan tidak tahu apa yang akan mereka hadapi menjadi menyerah.
Hei, tapi ada satu poin terakhir—kalau kamu sampai di sini, bacalah :) 👇
Kenyataannya, trading itu analogi yang sempurna dengan kehidupan sehari-hari. Kalau kamu tidak menjadi lebih baik setiap hari, meskipun hanya 1% dibandingkan dengan dirimu kemarin, kamu tidak akan pernah maju. Jika kamu melihat yang barusan aku katakan sebagai rintangan, bukan sebagai tujuan untuk dilalui agar tidak membuat kesalahan-kesalahan ini, kemungkinan besar kamu akan tetap berada di tempatmu. Bahkan aku pun dan tidak ada siapa pun yang bisa memberitahu bagaimana seharusnya targetmu, dan sampai sejauh apa kamu mampu melangkah.
Aku tidak mengenalmu, tapi aku bertaruh bahwa bahkan kamu sendiri pun belum mengenal dirimu. Kamu mampu mencapai lebih dari yang kamu bayangkan—buktikan ;)
