$BTC $ETH The Fed baru saja menaikkan suku bunga 25 basis poin, pasar sudah mulai membahas isu yang lebih sensitif: apakah pada bulan Oktober akan ada kenaikan suku bunga lagi?
Pada 16 September, Federal Reserve meningkatkan kisaran target suku bunga dana fed menjadi 3,75%–4%. Dalam proyeksi kebijakan terbaru, dari 18 pejabat, 16 orang memperkirakan bahwa setidaknya masih perlu ada kenaikan suku bunga 25 basis poin lagi sebelum akhir tahun ini, sementara hanya 2 orang yang memperkirakan mempertahankan level saat ini.
Strategi gratis 🍀加入公开粉丝群
Sementara itu, pasar futures suku bunga sudah mulai melakukan re-pricing untuk rapat bulan Oktober. Pasar sempat mencerminkan probabilitas sekitar 50% untuk kenaikan suku bunga lagi.
Jika pada Oktober benar-benar ada kenaikan suku bunga lagi, maka lintasan suku bunga AS kemungkinan akan semakin mendekati skenario “higher for longer”, sehingga biaya pendanaan dan likuiditas dolar perlu dievaluasi ulang.
Inilah sebabnya mengapa Trump, setelah kenaikan suku bunga kali ini, kembali secara terbuka meminta agar suku bunga diturunkan—bahkan mengatakan suku bunga AS seharusnya diturunkan ke 1% atau lebih rendah.
Namun, sinyal kebijakan yang secara terbuka dirilis Fed saat ini tidak mengarah ke sana. Ketua Fed, Kevin Warsh, menyatakan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan durasinya juga terlalu lama, sehingga kenaikan suku bunga pada September adalah keputusan yang didasarkan pada kondisi inflasi.
Bagi #BTC dan #ETH , yang benar-benar perlu diperhatikan bukanlah siapa yang suaranya lebih besar antara Trump dan The Fed.
Melainkan pasar akhirnya akan melakukan re-pricing menurut lintasan suku bunga yang mana.
Jika ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober terus memanas, dolar dan imbal hasil US Treasury dapat terus menekan aset berisiko.
Saat ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sudah kembali menembus 5%: pada 16 September ditutup di sekitar 5,01%, sementara imbal hasil tenor 2 tahun juga naik menjadi 4,74%.
Jadi, ke depan pasar perlu fokus mengamati tiga variabel:
probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober;
data inflasi AS; dan
apakah imbal hasil obligasi pemerintah AS bisa terus bertahan di level tinggi.
Jika tiga faktor ini sekaligus cenderung ketat (tight), maka tekanan makro terhadap BTC dan ETH kemungkinan akan tetap ada.
Sebaliknya, jika inflasi mulai mereda, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober kembali turun, maka aset berisiko barulah berpotensi memperoleh ekspektasi suku bunga yang lebih longgar lagi.
Saat ini, yang benar-benar diperdagangkan pasar bukan lagi sekadar satu kali kenaikan suku bunga, melainkan ke arah mana likuiditas dolar akan bergerak dalam beberapa bulan mendatang 👀
Pada 16 September, Federal Reserve meningkatkan kisaran target suku bunga dana fed menjadi 3,75%–4%. Dalam proyeksi kebijakan terbaru, dari 18 pejabat, 16 orang memperkirakan bahwa setidaknya masih perlu ada kenaikan suku bunga 25 basis poin lagi sebelum akhir tahun ini, sementara hanya 2 orang yang memperkirakan mempertahankan level saat ini.
Strategi gratis 🍀加入公开粉丝群
Sementara itu, pasar futures suku bunga sudah mulai melakukan re-pricing untuk rapat bulan Oktober. Pasar sempat mencerminkan probabilitas sekitar 50% untuk kenaikan suku bunga lagi.
Jika pada Oktober benar-benar ada kenaikan suku bunga lagi, maka lintasan suku bunga AS kemungkinan akan semakin mendekati skenario “higher for longer”, sehingga biaya pendanaan dan likuiditas dolar perlu dievaluasi ulang.
Inilah sebabnya mengapa Trump, setelah kenaikan suku bunga kali ini, kembali secara terbuka meminta agar suku bunga diturunkan—bahkan mengatakan suku bunga AS seharusnya diturunkan ke 1% atau lebih rendah.
Namun, sinyal kebijakan yang secara terbuka dirilis Fed saat ini tidak mengarah ke sana. Ketua Fed, Kevin Warsh, menyatakan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan durasinya juga terlalu lama, sehingga kenaikan suku bunga pada September adalah keputusan yang didasarkan pada kondisi inflasi.
Bagi #BTC dan #ETH , yang benar-benar perlu diperhatikan bukanlah siapa yang suaranya lebih besar antara Trump dan The Fed.
Melainkan pasar akhirnya akan melakukan re-pricing menurut lintasan suku bunga yang mana.
Jika ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober terus memanas, dolar dan imbal hasil US Treasury dapat terus menekan aset berisiko.
Saat ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sudah kembali menembus 5%: pada 16 September ditutup di sekitar 5,01%, sementara imbal hasil tenor 2 tahun juga naik menjadi 4,74%.
Jadi, ke depan pasar perlu fokus mengamati tiga variabel:
probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober;
data inflasi AS; dan
apakah imbal hasil obligasi pemerintah AS bisa terus bertahan di level tinggi.
Jika tiga faktor ini sekaligus cenderung ketat (tight), maka tekanan makro terhadap BTC dan ETH kemungkinan akan tetap ada.
Sebaliknya, jika inflasi mulai mereda, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober kembali turun, maka aset berisiko barulah berpotensi memperoleh ekspektasi suku bunga yang lebih longgar lagi.
Saat ini, yang benar-benar diperdagangkan pasar bukan lagi sekadar satu kali kenaikan suku bunga, melainkan ke arah mana likuiditas dolar akan bergerak dalam beberapa bulan mendatang 👀
